Scroll to Top

Marco Asensio Punya Kaki Kiri Paling Ajaib Setelah Lionel Messi

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 12 Sep 2017

El Clasico 2017 Jadi Saksi Lahirnya Marco Asensio Spesialis Pembunuh Barca 3

Marco Asensio punya kaki kiri paling ajaib setelah Lionel Messi. Demikian yang disampaikan oleh Zinedine Zidane. Ucapan yang bukan sekadar pemanis atau penyemangat belaka, karena memasuki tahun kedua bersama tim senior Real Madrid, Asensio sedang menancapkan kukunya dalam sejarah Liga Spanyol.

Tiga tahun lalu, tidak ada yang membicarakan nama Marco Asensio sebesar saat ini. Bahkan Barcelona ketika itu lebih memilih untuk membeli Douglas, bek kanan asal Brazil, daripada pemain yang kala itu bergabung di Real Mallorca. Namun hanya butuh waktu serba sesaat untuk Asensio untuk bersinar terang.

Dua musim bersama Real Madrid, pemain internasional Spanyol berusia 21 tahun itu turut dalam sejarah Los Blancos; meraih tujuh gelar. Asensio memang ‘cuma’ supersub, tetapi perannya sangat signifikan dengan gol, assist, dan kontribusi yang luar biasa untuk anak seumuran dirinya.

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, sekali lagi membuktikan bahwa dirinya adalah pemandu bakat yang hebat. Zizou yang pernah meramalkan Raphael Varane jadi bintang di masa depan, juga pernah menilai Asensio setinggi langit.

Bursa Transfer Barcelona Siap Bajak Marco Asensio Dari Real Madrid!

Hal ini dikisahkan sendiri oleh Marco Asensio kepada COPE. Katanya, “Zidane menyampaikan kepada saya bahwa sejak Messi, dia belum pernah melihat kaki kiri seperti saya. Ini jelas membuat saya terkesan, karena Messi adalah pemain sepakbola yang ‘seperti itu’ (luar biasa).”

Tidak hanya berbicara tentang dirinya dan Lionel Messi, Marco Asensio juga membahas Neymar. Menurut sang bintang muda, ada keheranan tersendiri dalam hatinya, ketika melihat Neymar mau pergi dari Barcelona untuk menyambut uang PSG sebesar 222 juta Euro.

Asensio menerangkan, “Kami pikir aneh jika akhirnya Neymar meninggalkan Barcelona. Dia adalah pemain penting bagi mereka (Barca), tetapi mereka (malah) tidak bisa menahannya. Rasanya agak tidak biasa.”

Komentar Anda