Scroll to Top

Hal yang Sebabkan Bayi Bisa Lahir Prematur

By C Novita / Published on Wednesday, 13 Sep 2017

bayi kembar 4

Jumlah bayi yang lahir prematur di Indonesia cukup banyak, bahkan menduduki tempat kelima di seluruh dunia berdasarkan laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2016. Tercatat angka 675.700 bayi per tahun lahir dalam kondisi belum cukup bulan.

Hal ini tentu berpengaruh terhadap kesehatan bayi-bayi tersebut, sebab secara global kondisi prematur adalah penyebab utama kematian bagi anak di bawah 5 tahun.

Masing-masing kasus bayi prematur terjadi disebabkan oleh karena kondisi ibu, atau di luar sebab kondisi ibu. Untuk itu perlu diketahui beberapa sebab yang memicu terjadinya kondisi prematur agar sedini mungkin dapat dihindari:

Pertama adalah karena ibu hamil yang enggan atau tidak memeriksakan kondisi kehamilannya ke pihak medis. Padahal perawatan pramelahirkan penting dilakukan agar kondisi kesehatan ibu terkontrol.

Dilansir laman who.int, sebab kedua adalah ibu hamil tidak menjaga pola makan, kekurangan nutrisi yang penting bagi kehamilan semisal asam folat, zat besi, dan lainnya.

Jika berat badan ibu hamil kurang, maka ada kemungkinan bayi lahir prematur. Umumnya ibu yang sedang hamil akan mengalami kenaikan berat badan sekira 11-15 kg. Jika kurang dari itu maka bayi pun dapat mengalami kekurangan nutrisi.

Usia ibu hamil pun ternyata memiliki pengaruh pada lahirnya bayi prematur. Jika di bawah 17 tahun, atau lebih dari 35 tahun kemungkinan melahirkan bayi prematur menjadi besar.

Tak hanya itu, kondisi kehamilan kembar adalah satu sebab lain yang memicu kelahiran yang lebih cepat.

Penyakit seperti diabetes, depresi, atau hipertensi pun merupakan pemicu lahirnya bayi lebih cepat atau prematur. Bahkan kondisi rahim atau serviks yang abnormal juga banyak memicu kondisi tersebut.

 

 

Komentar Anda