Scroll to Top

50 Anak dan Remaja di Kendari Keracunan Obat PCC

By C Novita / Published on Thursday, 14 Sep 2017

PCC

Kurang lebih 50 orang anak-anak dan remaja di Kendari, Sulawesi Tenggara mengalami mabuk dan bertingkah aneh serta halusinasi akibat efek dari obat bertuliskan PCC yang mereka konsumsi. Peristiwa yang terjadi sejak Rabu (13/9/2017), itu jelas menghebohkan kota tersebut karena para orang tua ramai membawa korban ke Rumah Sakit Jiwa Kendari dan rumah sakit lainnya karena panik.

Berdasarkan data dari BNN Kendari, dari 50-an anak 26 di antaranya dirawat di RSJ propinsi. Lainnya menjalani perawatan di RSU Bahterams, RSU Bhayangkara, RSU Kota Kendari, dan RSU Korem 143 Kendari.

“Rabu pagi dalam pendataan kami hanya sekitar 30 orang. Namun, hingga pada tengah malam sudah berambah menjadi 50 orang,” jelas Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, Hj Murniati seperti dilansir laman Antara.

Kemungkinan jumlah korban penyalahgunaan obat itu dapat bertambah, namun bisa jadi orang tuanya tidak melapor dan membawa ke rumah sakit, jelas Murniati lagi.

Umumnya gejala yang terjadi usai anak-anak dan remaja mengonsumsi obat bertuliskan PCC adalah berhalusinasi, mengamuk, bertingkah aneh, dan bicara tidak karuan. Karena itu banyak yang membawa korban ke RSJ akibat tidak tahu harus berbuat apa menangani korban.

Korban pun banyak yang diikat agar tidak membahayakan orang lain dan diri mereka sendiri.

Menurut korban yang sudah sadar kembali, ada orang tak dikenal yang memberikan mereka obat tersebut dalam bentuk cair dan juga tablet.

Hingga Kamis (14/9) lima orang tersangka telah berhasil dibekuk. Mereka ini yang diduga memberikan obat terlarang pada anak-anak dan remaja di Kendari.

 

 

 

Komentar Anda