Scroll to Top

Leicester Bisa Singkirkan Liverpool Karena Faktor Philippe Coutinho!

By Wan Faizal / Published on Wednesday, 20 Sep 2017

LeiLiv4

Leicester City berhasil mendepak Liverpool dari persaingan di Carabao Cup 2017 dalam laga yang digelar di King Power Stadium kemarin. Menurut manajer Craig Shakespeare, keberhasilan Leicester tersebut tak lepas dari seorang Philippe Coutinho yang sudah tidak muncul di babak kedua bagi Liverpool sehingga mengurangi tingkat tekanan pada pertahanan tuan rumah yang digalang Wes Morgan dan Aleksandar Dragovic.

Harus diakui bahwa Liverpool bermain sangat trengginas di babak pertama berkat aksi-aksi dari Coutinho. Beberapa kali pemain asal Brazil itu bisa menjadi inspirator permainan Liverpool dan mengemas beberapa peluang untuk rekan-rekan setimnya. Singkat kata, Coutinho benar-benar menjadi ancaman serius bagi pertahanan Leicester di babak pertama.

Namun sebuah keputusan aneh diambil oleh Jurgen Klopp diawal babak kedua ketika ia mengganti Coutinho dengan Ben Woodburn. Sesaat setelahnya, performa Liverpool jadi menurun dan seperti menjadi jalan pembuka bagi Leicester untuk balik menekan Liverpool. Hingga pada akhirnya ada dua gol dari Shinji Okazaki dan Islam Slimani yang rasanya sudah cukup untuk membuat Klopp menyesal.

“Kami tahu bahwa di jeda pertandingan kami harus menyatukan lagi skuad kami. Menjadi sebuah keuntungan juga bagi kami ketika Philippe Coutinho ditarik keluar pada waktu istirahat tersebut. Lalu kami sepakat untuk bermain lebih agresif dan meningkatkan intensitas serangan yang lebih besar ke pertahanan mereka,” jelas Shakespeare.

Selain karena keputusan Klopp menarik keluar Coutinho, Shakespeare juga mengimbanginya dengan memasukkan Okazaki tak lama kemudian. Masuknya striker asal Jepang itu bisa menghidupkan serangan Leicester hingga akhirnya ia sendiri yang bisa mencetak gol pembuka bagi timnya.

“Memasukkan Shinji juga memberikan perbedaan bagi kami karena ia adalah pemain yang selalu bermain dengan antusiasme tinggi. Gol pertama juga menjadi sangat krusial dan kami bisa mempertahankan keunggulan tersebut.”

Komentar Anda