Scroll to Top

Jorge Lorenzo Lagi-Lagi Gagal Juara, Kali Ini Karena Salah Pilih Ban

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 25 Sep 2017

Sudah Pakai Motor GP17, Kenapa Jorge Lorenzo Beda Nasib Dari Dovizioso (2)

Jorge Lorenzo lagi-lagi gagal menjadi juara ketika kesempatan ada di depan mata. Di GP Aragon yang digelar pada Minggu, 24 September 2017 lalu, X-Fuera sempat memimpin lomba sampai tujuh lap jelang bubaran. Namun pada akhirnya ia hanya finish di urutan ketiga. Alasan kali ini adalah, Lorenzo salah dalam memilih ban motor Desmosedici GP17 miliknya.

Sepanjang gelaran MotoGP 2017, Jorge Lorenzo adalah salah satu pebalap yang paling bisa membuat fansnya patah hati. X-Fuera terbiasa eksplosif di awal balapan, tetapi kemudian melempem dan terseok di akhir lomba. Hal itu misalnya terjadi di GP San Marino, kala Lorenzo sempat memimpin lalu terpeleset di trek basah.

Di GP Aragon lalu, trek kering. Dan Jorge Lorenzo tampak bakal merasakan gelar perdananya di Ducati. Ia mengebut sejak awal, meninggalkan para lawan dengan gaya khas yang selama ini ditampilkan saat masih berada di Yamaha.

Namun, sekali lagi keberuntungan kabur dari X-Fuera. Motornya tidak bisa bersaing dengan duo Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa yang akhirnya finish di urutan satu-dua. Masalah pemilihan ban menjadi kendala bagi sang pebalap Spanyol.

Jorge Lorenzo Tidak Mau Cuma Incar Podium di GP Mugello 2017! (1)

Untuk balapan di Aragon, Lorenzo memilih ban soft. Hal yang jelas bakal membuatnya melaju sangat cepat di awal balapan, tetapi penuh pertaruhan besar. Pasalnya, dibandingkan dengan pebalap lain yang memilih ban lebih tebal, jelas daya tahan ban ini akan kalah. Dan terbukti, Marquez dan Pedrosa menaklukkannya.

Tentang hal ini, Lorenzo menuturkan, “Kami sudah sangat dekat (untuk mendapatkan gelar juara). Sangat memalukan sebenarnya karena kemenangan sudah ada di depan mata. Namun, pada 10 lap terakhir saya sudah kehilangan cengkaraman (grip) pada ban belakang.”

“Keadaan itu membuat saya sulit mengejar Marc Marquez yang menggunakan ban hard dan Dani Pedrosa yang memakai (ban) tipe medium. Apapun hasil akhir di Aragon, saya tetap menikmatinya.”

Namun, Jorge Lorenzo sangat layak untuk berpuas diri. Setidaknya ia mencatatkan podium kedua sepanjang musim ini. Selain itu X-Fuera finish di depan rekan setimnya yang merupakan kandidat juara MotoGP musim ini, Andrea Dovizioso. Di klasemen, Lorenzo kini ada di urutan ketujuh, menggeser Danilo Petrucci (Pramac Ducati).

Komentar Anda