Scroll to Top

Dibantai PSG 3-0, Bayern Munchen Main Seperti Tim Gurem!

By vratislav / Published on Friday, 29 Sep 2017

Hasil Liga Jerman Tadi Malam Bayern Munchen vs Wolfsburg 2-2 r

Bayern Munchen mendapatkan semprotan sangat pedas dari CEO mereka sendiri, Karl-Heinz Rummenigge. Menyusul kekalahan telak 3-0 dari PSG pada Kamis (28/9), Rummenigge bahkan menyebut, tim yang bermain menghadapi klub Paris itu ‘sama sekali bukan Bayern Munchen’ alias bagaikan tim gurem.

Semua orang mungkin bisa memaklumi jika Bayern Munchen dipukul oleh PSG dengan skor tipis di Parc des Princes. Namun, yang terjadi di luar dugaan. Die Roten, juara Liga Champions lima kali, diberondong tiga gol tanpa balas. Dani Alves, Edinson Cavani, dan Kylian Mbappe bergantian menjebol gawang Bayern yang dikawal oleh Sven Ulreich.

Kekalahan di Paris ini terjadi hanya tiga hari setelah Bayern Munchen ditahan oleh tim lemah Wolfsburg 2-2 di Allianz Arena. Selain itu, Die Roten juga pernah dipukul oleh Hoffenheim 2-0. Permainan Bayern terlihat begitu rentan; dan sangat jauh dari harapan sebagai tim yang menumpuk sekian bintang.

Kebiasan Carlo Ancelotti yang lebih mengandalkan kemampuan individual pemain dibandingkan kekompakan tim, dinilai menjadi titik awal kehancuran Bayern; tim yang sebelumnya dikenal dengan sepakbola disiplin ala Pep Guardiola.

Bahkan Rummenigge sampai tidak mau mengakui, yang berlaga di Paris adalah Bayern Munchen yang memiliki Arjen Robben, Thomas Muller, Robert Lewandowski, hingga Javi Martinez.

Hasil Liga Champion 2017 PSG vs Bayern Munchen 3-0

Dituturkan sang CEO Bayern, “(Kekalahan 3-0 dari PSG) itu kekalahan yang sangat menyakitkan. Kekalahan seperti ini harus kami bicarakan, harus kami analisis. Dari sinilah kami harus menarik konsuensi dalam bentuk yang nyata.”

“Saya pikir tim yang kita lihat malam ini [yang dibantai oleh PSG] bukanlah Bayern Munchen. Saya kira kita semua sepakat mengenai hal itu. Dengan demikian, tidak ada yang salah paham atau melakukan penafsiran yang keliru (tentang performa Bayern).”

“Saya pikir penting untuk membalikkan keadaan setelah kekalahan ini, untuk hadir sebagai Bayern Munchen yang sebenarnya; dan untuk menunjukkan bahwa kami adalah sebuah tim, yang tampil apik dalam beberapa tahun terakhir di Europa dan di Jerman. Pada titik itulah, Bayern harus terus berlanjut.”

Komentar Anda