Scroll to Top

Negara Tak Peduli Pembajakan, Remy Sylado Kesal!

By Aditya / Published on Thursday, 12 Jan 2012

Pembajakan karya cipta yang menghantui industri permusikan di Indonesia diperkirakan masih akan terus terjadi. Persoalan yang sebenarnya sudah terjadi sejak lama ini tidak kunjung menemui akhir karena negara dinilai tidak peduli atas masalah ini. Setidaknya itulah yang dikesalkan oleh budayawan sekaligus pengamat musik kawakan, Remy Sylado.

“Meski dirugikan ratusan triliun, apa negara ini peduli?!” tukas Remy Sylado seperti dikutip dari tulisan Muhammad Subarkah yang dimuat di Republika, Rabu (11/1).

Remy Sylado yang mantan jurnalis majalah musik legendaris Aktuil, sangat kecewa dengan sikap pemerintah yang tidak ambil pusing dengan aksi pembajakan yang kian merajalela. Menurut penulis buku-buku musikologi ini, pembajakan adalah persoalan yang sudah sangat lama dan harusnya bisa diselesaikan jika pemerintah tegas mengambil tindakan.

Tidak hanya pemerintah saja, lanjut Remy Sylado, bahkan para musisi atau senimannya sendiri juga tidak peduli karyanya dibajak. Remy Sylado menuding, rumit bin ruwetnya birokrasi di negeri inilah yang membuat musisi atau seniman enggan memperkarakan soal pembajakan hak cipta.

”Sudahlah, senimannya juga tak peduli. Mau lapor karyanya dibajak, dia juga harus bayar polisi sampai Rp200 juta. Ya, makin miskinlah mereka,” ungkap seniman serba bisa ini.

Yang lebih parah lagi, timpal Remy Sylado, di kalangan seniman atau musisi sendiri masih banyak yang suka menjiplak karya orang lain tanpa permisi. Kondisi yang seperti lingkaran setan ini membuat Remy Sylado geram, kesal, sekaligus prihatin, namun tidak bisa berbuat apa-apa.

“Mau lebih serius lagi mengurus hak cipta, mereka (seniman atau musisi) juga banyak menjiplak milik orang lain. Jadinya ya serba salah. Saya prihatin memang, tapi mau bisa apa,” keluh pakar musik yang juga musisi ini miris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda