Scroll to Top

Neymar Minta UEFA Coret Barcelona Dari Liga Champion, Ini Alasannya!

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 07 Oct 2017

Hasil ICC 2017 Hari Ini Juventus vs Barcelona 1-2, Neymar Cetak Dua Gol! (2)

Neymar meminta UEFA untuk mencoret Barcelona dari Liga Champion. Bukan karena sang bintang internasional Brazil menyimpa dendam kepada klub Catalan. Tetapi karena faktor finansial. Barca tidak mau membayar bonus loyalitas Neymar sebesar 23 juta poundsterling, dengan dalih Neymar telah ‘mengkhianati’ perjanjian dengan mereka karena lebih memilih pergi ke PSG.

Musim panas ini, Neymar sempat main kucing-kucingan dengan para petinggi Barcelona. Neymar sebenarnya sudah berencana berangkat ke PSG sejak bulan Juni 2017. Bahkan memperbincangkan hal ini dalam pernikahan Lionel Messi dan Antonella Roccuzzo yang terjadi pada tanggal 30 di bulan tersebut. Namun, Neymar yang sadar, jika ia terang-terangan, Barca akan menahannya, memilih mengontak Josep Maria Bartomeu, presiden Barcelona, ketika sudah sepenuhnya bersepakat dengan PSG.

Dengan demikian, Barcelona tidak punya pilihan lain kecuali merelakan Neymar pergi. Bahkan meski PSG bersedia membayar uang sejumlah 222 juta Euro yang menjadikan sang bintang internasional Brazil itu memecahkan rekor transfer termahal di dunia.

Hasil ICC 2017 Hari Ini Juventus vs Barcelona 1-2, Neymar Cetak Dua Gol! (4)

Setelah pergi ke PSG, ternyata Neymar masih saja menyimpan rasa penasaran kepada Barcelona. Terutama karena Josep Maria Bartomeu sebagai pihak paling bertanggungjawab atas lepasnya sang bintang, terus-menerus menyebutkan, permasalahan ada pada Neymar, yang tidak mau lagi bermain untuk klub Catalan.

Barcelona sendiri menolak untuk membayar uang sebesar 23 juta poundsterling atau 26 juta Euro sebagai kompensasi kesetiaan Neymar kepada mereka. Bagi tim manajemen Neymar, uang tersebut seharusnya menjadi milik sang eks pemain Santos, karena merupakan bonus kontrak. Namun Barca berdalih, toh Neymar mengkhianati kontrak yang terjalin dengan berbicara pada PSG tanpa sepengetahuan mereka. Jadi, untuk apa memberikan kompensasi?

Melihat gelagat Barcelona yang seperti ini, Neymar disarankan oleh pengacaranya untuk melakukan tindakan sekuat tenaga melawan mantan klubnya itu. Alias, tindakan yang bisa memberikan hukuman berkali lipat kepada Barca. Oleh karenanya Neymar lantas meminta UEFA agar melarang Barcelona dari Liga Champions karena terbukti tidak menepati salah satu detail ketentuan kontrak dengannya.

Sayang, upaya Neymar itu percuma. Dikutip dari DailyMail, tidak menunggu waktu, UEFA dengan cepat menolak permintaan Neymar untuk mengusir Barcelona dari kompetisi elite Eropa tersebut.

 

Komentar Anda