Scroll to Top

Lionel Messi Bisa Juara Liga Spanyol Meski Main di ‘Tim Level B’

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 13 Oct 2017

Lionel Messi Akhiri Kutukan, Sukses Bobol Gawang Gianluigi Buffon

Lionel Messi bisa juara Liga Spanyol bahkan meski bermain di ‘tim level B’. Demikian yang disampaikan oleh Filipe Luis, bek Atletico Madrid. Menurutnya, kualitas Messi sebagai pemain terbaik dunia, tidak perlu diragukan lagi. Faktanya, La Pulga bukan hanya menopang Barcelona, tetapi juga memanggul beban timnas Argentina sendirian.

Lionel Messi baru saja memberikan sejarah besar untuk Argentina. La Pulga mencetak hattrick ke gawang Ekuador untuk menjamin lolosnya Albiceleste ke Piala Dunia 2018. Dan hanya selang beberapa hari setelah bertarung di level internasional, Messi akan mendarat kembali ke Liga Spanyol.

Akhir pekan ini, Barcelona bakal bertempur dengan Atletico Madrid, rival terdekat mereka. Jika sampai Barca yang sempurna kembali meraih kemenangan di jornada delapan, berarti peluang mereka menjadi juara La Liga semakin besar. Apalagi saat ini Messi demikian on fire dengan torehan 11 gol dalam tujuh pertandingan.

Filipe Luis, bek kiri Atletico Madrid biasanya bertugas untuk mengawal mati-matian Messi ketika tim mereka berjumpa. Dan tidak mau menyembunyikan apapun, Filipe Luis menegaskan, dia akan berperan sebagai ‘penjagal’ Messi, karena cuma itulah cara paling ampuh menghentikan Si Nomor 10.

Lionel Messi Akhiri Kutukan, Sukses Bobol Gawang Gianluigi Buffon 2

Katanya kepada El Mundo, “Messi sangat apik sehingga dia bisa memenangkan Liga Spanyol dengan tim biasa-biasa saja, (padahal kondisinya) tidak demikian dengan Barca (yang merupakan tim luar biasa).”

“Barca seolah selalu memiliki masalah internal yang konstan, tapi Messi sangat hebat, dia menopang mereka (Barca)  tidak peduli apa yang terjadi di sekitarnya.”

Filipe Luis memberikan salut tersendiri kepada Lionel Messi, karena, “Ketika Messi atau Cristiano [Ronaldo] mencetak 50 gol, orang berpikir bahwa pertahanan (tim-tim Liga Spanyol) sangat buruk, tapi ketika mereka tidak tampil, tidak ada gol lain, dan kami memiliki pertahananyang sama.”

“Saya telah memainkan lebih dari 30 pertandingan melawan Messi dan saya (selalu) berperan sebagai penjagal, karena tidak mungkin menghentikan Messi satu lawan satu tanpa melanggarnya. Saya harus membuat hal-hal yang tidak nyaman bagi Mesi. Karena jika dia merasa nyaman, Anda (sebagai lawan) sudah tamat.”

Komentar Anda