Scroll to Top

Pria Bisa Alami Andropouse di Usia Tua

By Ilham Choirul / Published on Friday, 13 Jan 2012

andropouse

Kalau wanita mengalami monopouse, pria ternyata juga mengalami hal yang sama dan disebut andropouse. Kondisi ini menyerang pria tatkala hormon testosteronnya menurun drastis. Kekurangan hormon ini menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan tubuh dan emosi. Testosteron juga dipercaya memengaruhi mood, tulang, dan darah pria.

Umumnya, andropouse dialami pria seiring dengan bertambahnya usia menuju masa tua. Sementara itu, gaya hidup tidak sehat juga menjadi penyebab andropouse dialami pria lebih dini. Konsumsi alkohol, merokok, narkotika, dan cara hidup tidak sehat lainnya adalah contoh penyebabnya. Juga, penyakit komplikasi yang dialami sejak muda juga memicu terjadinya andropouse dini.

Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, dokter ahli andrologi dan seksologi, mengatakan, banyak gejala umum dari berkurangnya testosteron seseorang pria. Misalnya, kemampuan seks menurun, ereksi tidak maksimal, mudah capek, emosi labil, perut dan payudara pria lebih besar, osteoporosis, sampai kelainan jantung. Kemampuan testis untuk membuat spermatozoa turut menurun. Namun, belum tentu semua pria akan mengalami andropouse. Kondisi fisik tuanya yang akan menunjukkannya.

Seperti dikutip Tempo, penanganan andropouse dilihat dari penyebabnya. Jika terjadi karena proses penuaan dan belum parah, solusinya dengan memakai terapi sulih hormon. Sementara itu, jika gaya hidup tidak sehat dituding sebagai pelakunya, maka penderita sebaiknya merombak total gaya hidup merugikan itu.

“Andropause bisa dicegah dengan melakukan kebiasaan hidup sehat, seperti olahraga teratur, pola makan yang sehat, kualitas tidur yang baik, segera mengatasi penyakit yang diderita, menghindari keracunan, dan tidak merokok berlebihan,” kata Wimpie yang juga Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda