Scroll to Top

Real Madrid Alami Rekor Terburuk di Liga Champion, Zidane: Kami Tidak Krisis!

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 02 Nov 2017

Klasemen Liga Spanyol Pekan Ini Barca Unggul 8 Poin Dari Madrid! (2)

Real Madrid mengalami rekor terburuk di Liga Champion dalam lima tahun terakhir. Los Blancos juga baru saja merasakan dua kekalahan beruntun di semua kompetisi. Namun ketika semua orang memandang Madrid negatif, pelatih kepala Zinedine Zidane menegaskan, timnya tidak sedang mengalami krisis.

Ditumbangkan Girona di Liga Spanyol dengan skor 2-1, kemudian digebuk oleh Tottenham Hotspur di Liga Champions dengan angka lebih telak 3-1. Untuk tim sekelas Real Madrid, yang menuai 33 gelar La Liga dan 12 gelar Liga Champion, hal ini adalah aib. Padahal, baru musim lalu mereka disebut-sebut bakal mendominasi dunia selama satu dekade.

Namun kini, lini depan Real Madrid yang punya Cristiano Ronaldo yang menua dan Karim Benzema yang mandul sedang rusak. Lini tengah Los Blancos yang memiliki trio Casemir0-Luka Modric-Toni Kroos, mudah ditelan oleh klub lain. Dan lini belakang tim tersebut, tanpa sang dewa Keylor Navas mudah kemasukan gol.

Kekalahan dari Tottenham adalah yang pertama di penyisihan grup bagi Real Madrid sejak tahun 2012. Dalam rentang lima tahun, Los Blancos mencatatkan rekor tidak terkalahkan yang pecah di Wembley pada Kamis (2/11) dini hari tadi. Selain itu rekor-rekor lainnya juga rusak.

Hasil Liga Champion Tadi Malam Tottenham vs Real Madrid 3-1 a

Kekalahan 3-1 ini adalah yang pertama bagi Madrid tumbang dengan skor seperti itu, sejak musim 2003/2004. Kala itu, Los Blancos ditumbangkan oleh AS Monaco sama persis, 1-3, berkat aksi mantan pemain mereka, Fernando Morientes.

Selain itu, skor yang diukir Tottenham ke gawang Madrid adalah yang paling telak, sejak Los Blancos dibabat oleh Borussia Dortmund 4-1 di Westfalen pada musim 2013/2014. Selama ini, Madrid hanya tumbang dengan selisih satu gol.

Namun pelatih Zinedine Zidane bergeming. Dia yakin, Real Madrid tidak dalam kondisi sekarat atau butuh bantuan. Menurutnya, ini hanyalah salah satu fase saja yang sangat mungkin terjadi di dunia sepakbola.

Zizou menyebutkan, “Kami tidak dalam krisis. Rasanya tidak seperti kami ditumbangkan (dengan telak). Mungkin kami kurang memiliki ketenangan pikiran yang biasanya ada di depan gawang. Bila Anda memiliki dua peluang, Anda harus mencetak dua gol. Hari ini kami tidak membuat peluang dan kami tidak mencetak gol.”

“Saya yakin kami akan mengubah keadaan ini. Kami kalah hari ini tapi ini adalah musim yang sangat panjang Kami mengucapkan selamat kepada lawan (Tottenham), dan kami akan menganalisis hasil pertandingan ini. (Bagaimanapun kekalahan ini) membuat kami sangat kecewa.”

Komentar Anda