Scroll to Top

MotoGP 2017 Jadi Musim Terburuk Yamaha Dalam Satu Dekade Terakhir!

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 11 Nov 2017

MotoGP 2017 Jadi Musim Terburuk Yamaha Dalam Satu Dekade Terakhir!

MotoGP 2017 menjadi musim terburuk bagi Yamaha dalam satu dekade terakhir. Ketika Ducati dan Honda mampu memunculkan para pebalap mereka bertarung hingga seri penghabisan, Yamaha tidak. Baik Valentino Rossi maupun pebalap baru Maverick Vinales sama-sama tak mampu menembus dua besar klasemen.

Apapun yang terjadi di GP Valencia 2017 pada Minggu (12/11) nanti, Yamaha hanya bisa tersenyum pahit. Musim ini, mereka memang memulai segalanya dengan sangat brilian. Maverick Vinales, yang untuk pertama kali mengendarai motor YZR M1, mampu memenangi dua seri pembuka MotoGP 2017.

Namun siapa sangka, setelah meraih 50 poin itu, performa Vinales menggelinding bebas. Hingga seri ketujuh belas, sang pebalap Spanyol hanya mengoleksi 226 poin. Hendak menang di GP Valencia sekalipun, dia tidak akan menyalip entah itu Marc Marquez (Repsol Honda) atau Andrea Dovizoso (Ducati).

Sementara itu, Valentino Rossi sang pebalap tertua di MotoGP, hanya bisa maksimal finish di urutan keempat. Dengan nilai 197 angka, bahkan The Doctor harus waspada dengan perkembangan Dani Pedrosa (Repsol Honda) yang ada di peringkat lima dengan 185 poin, atau 12 angka dari Rossi.

Valentino Rossi 3

Ini adalah catatan terburuk Yamaha dalam 10 tahun terakhir. Setidaknya, sejak Jorge Lorenzo bergabung ke tim tersebut pada 2008, Yamaha minimal merampungkan semusim dengan menempatkan salah satu pebalapnya sebagai runner-up kompetisi; hal yang menunjukkan kehebatan mereka.

Dalam lima musim sepanjang satu dekade terakhir, ada seorang pebalap Yamaha yang jadi juara yaitu pada 2008 dan 2009 atas nama Valentino Rossi, dan tahun 2010, 2012, dan 2015 atas nama Jorge Lorenzo. Sementara dalam empat musim lain, minimal ada salah satu pebalap yang meraih posisi runner-up, yaitu pada 2011, 2013, 2014, dan 2016.

Kejadian terburuk sebelum musim ini, kala Yamaha finish di luar dua besar klasemen, terjadi di MotoGP 2017. Kala itu Valentino Rossi hanya bisa merampungkan kompetisi dengan berada di urutan ketiga, di bawah Casey Stoner (Ducati) dan Dani Pedrosa (Honda). Dan tahun ini, sekali lagi Yamaha merasakan pahitnya dikangkangi duo Ducati dan Honda, meski dengan nama pebalap yang berbeda.

Komentar Anda