Scroll to Top

Marc Marquez Nyaris Gagal Juara MotoGP 2017 Karena Takut Johann Zarco

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 13 Nov 2017

Marc Marquez Nyaris Gagal Juara MotoGP 2017 Karena Takut Johann Zarco

Marc Marquez nyaris saja menggenggam gelar juara MotoGP 2017. Gara-garanya adalah, dia hampir saja crash di tujuh lap sebelum bubaran di GP Valencia pada Minggu (12/11). Menurut Marquez, insiden itu terjadi karena ia terlalu terburu-buru dan tak ingin terlibat duel serius dengan Johann Zarco.

Grand Prix Valencia berlalu dan berakhirlah kompetisi MotoGP 2017 dengan kemenangan Marc Marquez. Sang pebalap Repsol Honda mampu merebut gelar keempat dalam lima tahun pertamanya di kelas MotoGP. Namun perjuangan Baby Alien bukannya tanpa masalah.

Sejak awal Marquez diunggulkan untuk menang di GP Valencia karena menempati pole position. Tetapi Baby Alien yang mengambil langkah hati-hati tak bisa menahan laju Johann Zarco yang mencuri posisi terdepan nyaris sepanjang lomba. Marquez lebih suka untuk terus menempel Zarco, dan menyalipnya di saat paling memungkinkan.

Kejadian itu berlangsung kala balapan tersisa tujuh lap. Di Turn 1, Marquez menyerobot tempat Zarco, namun hanya untuk membuat motornya oleng keluar lintasan. Beruntunglah Baby Alien, ia tetap mampu mengontrol motornya untuk tetap tidak jatuh dan kembali ke lintasan.

Pada akhirnya Marquez merampungkan lomba dengan berada di urutan ketiga, di bawah sang pemenang Dani Pedrosa, dan Zarco yang hanya menempati posisi runner-up.

Tentang momen gila menyalip Zarco yang nyaris berbuah malapetaka, Marquez menuturkan, “Ketika saya menyalip Zarco, karena merasa kecepatan saya lebih baik, di sanalah saya sedikit ketakutan. Saya takut Zarco (ngotot melesat) dan kami mengalami kontrak.”

Marc Marquez Resmi Juara MotoGP 2017

“Saya memutuskan untuk memacu secepat mungkin di (Turn 1) lap tersebut, tapi saya memacu terlalu kencang (sehingga akhirnya keluar dari lintasan).”

Marc Marquez sendiri menuturkan, dirinya sulit untuk tetap bermain aman dalam sebuah lomba. Apalagi segala kemungkinan bisa terjadi. Ia menambahkan, “Sepanjang balapan saya selalu berusaha untuk tenang, mencoba mengendalikan situasi. Tapi tiba-tiba saya bilang ‘oke sekarang saatnya untuk memacu’ karena saya merasa sangat baik.”

“Tapi di Turn 1, sejujurnya, saya kehilangan konsentrasi di titik rem, saya terlambat mengerem, dan, Anda tahu … (Demikianlah) gaya (membalap) Marquez (yang selalu ambil risiko) sampai akhir!”

Komentar Anda