Scroll to Top

Astaga, Wajah Nenek Ini Tertutup Tumor Sampai Tak Terlihat

By C Novita / Published on Tuesday, 14 Nov 2017

tumor ganas

Derita nenek Editha Dadores (71) dari Filipina semakin hari semakin membuatnya hampir menyerah. Tumor ganas di wajahnya yang tidak kunjung sembuh, bahkan tampak makin membesar membuat ia kini hampir tak punya wajah.

Pada awalnya tumor itu tumbuh di bagian hidung saja, bahkan semula tak terlihat dan ia sangka hanya sinusitis biasa. Akan tetapi pertumbuhan sel yang abnormal itu makin liar dan tak terkendali. Ia pun mulai merasakan nyeri dan sakit yang tidak tertahankan.

Saat nenek Dadores mengecek kesehatannya ke dokter, ia didiagnosa mengalami tumor ganas.

Dilansir laman Daily Mail Selasa (14/11/2017), awal penyakit mengerikan yang dialami nenek Dadores itu terjadi sekira empat tahun lalu.

Tindakan medis bukan tak pernah dilakukan oleh dokter. Wanita malang itu sempat menjalani operasi pada tahun 2015 silam, untuk menghilangkan penyakit di hidungnya.

Ia pun sudah mengonsumsi obat tablet dari dokter, namun sakit di hidungnya tak juga membaik. Bahkan hidungnya makin bengkak, benjolannya membesar dan membuat wajahnya jadi mengerikan.

Tengkorak wajah bagian depannya pun pecah disebabkan dorongan penyakit tersebut.

“Wajahnya kini tertutupi tumor yang besar sekali. Kami bahkan sudah sulit mengenali wajah aslinya seperti apa,” kata menantu nenek Dadores, Renalyn.

Pertumbuhan tumor ganas itu sempat diprediksi oleh dokter, namun seperti tak bisa dicegah penyakit tersebut terus saja membesar.

Tumor hidung merupakan jenis tumor non-kanker yang terbentuk pada aspek posterior rongga hidung. Ia bisa terus bertumbuh, bahkan memicu reaksi lanjutan sampai tersebar ke sinus paranasal atau orbit.

Dalam kasus tertentu, seperti nenek Dadores, tumor akan bertransformasi ganas menjadi kanker agresif yang disebut karsinoma sel skuamosa.

Umumnya pada awal pertumbuhan tumor hidung ia akan menimbulkan gejala seperti:

– Hidung mampet, bisa di satu sisi saja

– Hidung bengkak

– Infeksi sinus dan mimisan.

 

 

 

 

Komentar Anda