Scroll to Top

Sering Makan Makanan Tinggi Lemak, Risiko Tumor Usus Meningkat

By C Novita / Published on Tuesday, 14 Nov 2017

pajak lemak

Beberapa makanan lezat asli tanah air mengandung lemak tinggi, misalnya saja soto yang jerohannya melimpah, gule, sate, dan gorengan. Belakangan, penelitian menyebut bahwa makanan jenis itu dapat meningkatkan risiko terbentuknya tumor usus.

Alasannya, lemak dapat menimbulkan peradangan di sistem pencernaan pada saat proses cerna, sehingga memicu timbulnya kanker usus.

“Temuan kami, makanan tinggi lemak berhubungan dengan peningkatan pembentukan tumor pada tikus dengan kanker usus,” jelas John Lambris, dari University of Pennsylvania.

Lambris yang menjadi salah satu peneliti menyimpulkan bahwa jika seseorang terbiasa mengonsumsi makanan tinggi lemak maka ada kemungkinan ia mengalami kanker usus.  Hasil studi tersebut telah dipublikasi pada jurnal Molecular Cancer Research.

Studi tersebut menggunakan tikus sebagai percobaan, dan menjumpai terjadinya kenaikan pembentukan tumor yang terkait dengan diet lemak jagung atau lemak kelapa.

Berbeda dengan tikus yang diberikan lemak dari minyak zaitun, tidak terjadi pengembangan polip usus pada organ cernanya itu.

Jadi tim peneliti menyimpulkan bahwa tidak semua jenis lemak memicu tumor usus,  komposisi kimia dari diet (makanan) tersebut juga menentukan risiko.

Dilansir laman Zeenews penelitian ini tidak terkait dengan obesitas, namun sebagai peringatan, lemak jenis tertentu dapat memicu peradangan dan tumor usus pada tikus percobaan.

Waktunya pun singkat sekali, hanya terjadi tiga hari setelah tikus makan makanan tinggi lemak jagung atau kelapa.

 

Komentar Anda