Scroll to Top

Mengenal Teh Putih Asal Batang Jawa Tengah yang Dipetik Saat Masih Subuh

By C Novita / Published on Tuesday, 21 Nov 2017

teh putih

Teh putih menjadi salah satu komoditi andalan dari Sikembang Park di Desa Kembang Langit Kecamatan Blado Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Sebagai daerah dataran tinggi, tanaman teh memang subur sekali tumbuh di sana.

Keunikan teh putih adalah cita rasa dan manfaatnya yang diklaim berbeda dari teh hitam, teh hijau, dan jenis teh lainnya. Saat diseduh dengan air panas, teh ini memang tak mengeluarkan warna apa-apa sehingga disebut seperti namanya itu.

Berbeda dari daun teh lain, teh putih berasal dari pucuk tanaman teh yang belum mekar dan diambil sebelum mentari terbit atau saat masih subuh dan gelap. Tak heran jika harga jualnya juga cukup tinggi, serta dikonsumsi oleh kalangan tertentu yang mengetahui manfaatnya saja.

Tidak sepanjang tahun teh ini bisa diproduksi, dan tidak semua tanaman teh dapat diambil pucuknya. Semua tergantung pada cuaca dan kondisi tanaman.

“Proses pengolahannya memang sulit, maka dari itu di Jawa Tengah baru saya yang mencoba mengolahnya secara alami dan berhasil. Teh putih selama ini dikenal sebagai teh langka karena produksinya yang tidak biasa,” kata Kasmuri, mantan mandor di PT Pagilaran seperti dilansir laman Merdeka, Selasa (21/11/2017).

Manfaat teh putih yang diunggulkan bagi kesehatan adalah mengendalikan pertumbuhan sel kanker, mengatasi penyakit diabetes, dan mengurangi risiko sakit jantung.

Kandungan antioksidannya konon setara dengan 12 gelas jus jeruk segar, untuk secangkir teh putih saja.

“Teh putih sudah diakui dunia. Salah satunya mendapat penghargaan dari The International Society of Antioxidant in Nutrition & Health Paris, Perancis,” tambah Kasmuri.

 

 

 

Komentar Anda