Scroll to Top

Makan Jangan Sambil Berdiri, Ini Alasan Duduk Lebih Baik

By C Novita / Published on Thursday, 07 Dec 2017

makan sambil berdiri

Saat terburu-buru, ada orang yang memilih makan sembari berdiri, berjalan, atau bahkan berlari-lari kecil. Tampaknya remeh namun ternyata jika hal ini kerap Anda lakukan maka dapat menimbulkan efek buruk bagi kesehatan tubuh terutama pencernaan.

Posisi makan yang disarankan oleh medis adalah duduk dengan tenang, apakah itu di lantai atau di kursi, yang penting Anda tidak sambil berdiri dan bergerak.

Mengapa demikian? Berikut ini alasannya seperti dilansir laman Boldsky:

Asam lambung naik

Makanan yang masuk ke lambung, akan lewat saluran cerna mulai dari mulut, kerongkongan, dan seterusnya. Proses ini berlangsung terus setiap kali suapan makanan Anda lakukan. Jika Anda makan sembari bergerak atau berdiri, maka gerakan usus akan terganggu, memicu naiknya asam lambung. Alhasil perut akan terasa nyeri.

Proses cerna tidak berjalan baik

Makan dalam posisi berdiri dan bergerak bisa membuat proses cerna jadi tak berjalan baik. Gerakan peristaltik usus yang terganggu adalah salah satu penyebabnya. Alhasil makanan tak dipecah dan dicerna serta diserap secara maksimal.

Kembung

Dampak buruk lain adalah produksi gas berlebihan di usus, sehingga perut jadi kembung. Ini bisa merembet ke masalah lain seperti sembelit, mual dan sakit perut.

Kentut

Banyaknya produksi gas di perut akibat makan sambil berdiri, juga memicu Anda jadi sering kentut.

Muntah

Rasa mual yang Anda alami bisa berlanjut ke muntah, akibat beberapa masalah pencernaan yang telah ditulis di atas. Ini tentu bukan hal yang menyenangkan sebab bisa membuat Anda kurang nutrisi, dan dehidrasi.

Efek buruk dari makan sambil berdiri dan bergerak itu bisa dicegah semua, dengan mengubah posisi Anda menjadi duduk dan tenang menyuap setiap rejeki yang diberikan Tuhan itu.

 

 

 

Komentar Anda