Scroll to Top

Chelsea vs Barca di 16 Besar Liga Champion 2018, Conte: Lupakan Sejarah!

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 12 Dec 2017

Chelsea vs Barca di 16 Besar Liga Champion 2018, Conte Lupakan Sejarah! 3

Duel Chelsea vs Barca di babak 16 besar Liga Champion 2018 menjadi pemicu ketakutan tersendiri bagi The Blues. Pasalnya, rekor mereka menghadapi Barcelona di Eropa sangat buruk. Oleh karenanya, pelatih Chelsea Antonio Conte meminta timnya melupakan sejarah.

Chelsea memang punya memori indah ketika menyingkirkan Barcelona dengan agregat 2-1 di semifinal Liga Champion 2012. Namun, tim yang sama juga pernah menghancurkan The Blues di perempat final Liga Champion 2000, lalu di Liga Champion 2006, plus yang paling kontroversial di semifinal tahun 2009.

Kini, Chelsea harus berhadapan dengan Barca yang sedang berganti kulit. Bersama pelatih Ernesto Valverde, musim ini klub Catalan hanya bisa dirobohkan oleh Real Madrid di ajang Piala Super Spanyol.

Selebihnya, di 15 pertandingan Liga Spanyol, 2 Copa del Rey, dan 6 Liga Champions, Barca tidak terkalahkan. Mereka punya rekor pertahanan yang luar biasa pula dengan keberadaan kiper Marc Andre ter Stegen; sesuatu yang biasanya identik dengan Chelsea.

Berjumpa dengan Barcelona, jelas pertemuan istimewa. Antonio Conte paham benar akan hal ini. Katanya, “Reaksi kami harus positif. Seperti yang sangat kita tahu, ketika Anda ada di tahap ini (16 besar) Anda harus siap menghadapi tim seperti apapun.”

“Dalam kasus ini, kami harus siap melawan Barcelona. Ketika Anda menghadapi mereka, Anda mesti menggunakan kekuatan 120 persen di kandang dan tandang, jika memang ingin lolos ke ronde berikutnya.”

Chelsea vs Barca di 16 Besar Liga Champion 2018, Conte Lupakan Sejarah!

Di satu sisi, Chelsea belum melupakan sakit hati ketika tersingkir oleh Barcelona pada 2009. Sementara di sisi lain, Lionel Messi, kartu utama Barca, juga sulit untuk melupakan Chelsea, tim yang belum pernah dibobolnya.

Namun Conte menegaskan, ketika sudah tiba dalam pertarungan sesungguhnya, semua sejarah sudah tidak berlaku lagi. Yang ada hanyalah kekuatan Barcelona terkini melawan kekuatan Chelsea paling aktual pula.

Sang juru taktik asal Italia menuturkan, “Masa lalu adalah masa lalu. Sekarang, adalah sekarang, cerita yang lain. Pertarungan bakal sama sekali berbeda.”

“Saya pikir tipe pertandingan semacam ini adalah kesempatan apik bagi semua pemain untuk menunjukkan nilai mereka yang sesungguhnya. Setiap pemain harus bermain di jalur yang benar.”

Komentar Anda