Scroll to Top

82% Gol Real Madrid Tahun Ini Tercipta di Babak Kedua

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 15 Jan 2012

Tim kesayangan Anda bertemu Real Madrid? Segeralah mengirimkan pesan penting pada pelatih tim Anda untuk menyimpan tenaga untuk berjuang mati-maatian di babak kedua. Maklum, 9 dari 11 gol Real Madrid di tahun 2012 terjadi di babak kedua.

Real Madrid 1

Catatan unik ini dimulai dalam laga menghadapi Malaga di Piala Raja 4 Januari 2012 lalu. Bermain di Santiago Bernabeu, Los Blancos melempem di babak pertama. Tertinggal 0-2 dan seolah bumi siap kiamat, tiga gol kemenangan lahir di atas menit 67.

Begitu pula saat menghadapi Granada selang empat hari kemudian. Granada sempat bermimpi ketika cuma tertinggal 2-1 sebelum turun minum. Namun, begitu peluit babak kedua ditiupkan, 3 gol berhamburan ke gawang tim promosi ini. Dua di antaranya diciptakan ketika babak kedua belum genap lima menit bergulir.

Laga ketiga, adalah pertandingan tandang melawan Malaga. Setelah babak pertama yang sedikit berimbang, Real Madrid membuktikan efektifnya pemakaian tiga gelandang bertahan. Sebuah gol kemenangan Karim Benzema terlahir di menit 72.

Terakhir, dalam laga tadi pagi. Dua gol kemenangan Real Madrid, sekaligus pembalik keadaan, tercipta di 18 menit terakhir.

Namun, di bali keluarbiasaan Real Madrid di babak kedua tahun ini, sebuah celah kosong mengintip. Real Madrid lebih sering tak trengginas di babak pertama. Kesuksesan demi kesuksesan Los Blancos tercipta berkat kelihaian Jose Mourinho membaca permainan.

Mou dengan jitu melepas pemain yang “kempes” dan mampu mengetahui pemain mana yang layak dipertahankan meski 45 menit pertama, tampil di bawah standard.

“Adik” Jose Mourinho, Andre Villas-Boas pernah menyandang nasib serupa di awal musim. Kala itu, Villas-Boas dapat dikatakan menjadi satu-satunya pelatih Liga Inggris yang pergantian pemainnya 100% benar.

Namun, seiring dengan perjalanan waktu, intuisi AVB menurun. Pergantian pemainnya dianggap blunder terbesar. Kebiasaan AVB mengganti pemain bernaluri menyerang dengan pemain sejenis, kadang justru merusak irama permainan. Tentunya Madridistas tak berharap, hal ini menular ke The Special One.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda