Spanyol akhirnya berhasil menjuarai turnamen Piala Eropa U-21 setelah berhasil mengalahkan Swiss dua gol tanpa balas dalam laga final yang dihelat di Aarhus, Denmark, Minggu (26/6) dinihari.

Permainan ball possession kembali menjadi andalan anak-anak muda Spanyol pada laga ini. Mereka memulai laga dengan baik ketika di menit ketiga Adrian Lopez mendapat sebuah peluang hasil umpan Javi Martinez. Sayang penyelesaian yang buruk dari Adrian.

Swiss membalas serangan Spanyol lewat ancaman dari pemain andalan mereka, Xherdan Shaqiri. Mendapatkan bola di depan kotak pinalti Spanyol, Shaqiri langsung melepaskan tembakan yang masih bisa ditepis David De Gea.

La Furia Roja akhirnya mampu unggul di menit 41. Gol berawal dari kecerdikan Didac Vila dalam melepaskan umpan crossing ke dalam kotak pinalti Swiss. Ander Herrera yang tidak terkawal berhasil menanduk bola ke gawang Yann Sommer. 1-0 untuk Spanyol.

Anak asuh Pierluigi Tami tak tinggal diam. Mereka mampu menciptakan beberapa peluang untuk menyamakan skor. Namun usaha-usaha yang mereka lakukan tidak membuahkan hasil.

Spanyol akhirnya mampu mengunci gelar di menit 82 setelah Thiago Alcantara dengan cerdik memanfaatkan kelengahan kiper Swiss. Tendangan bebasnya dari jarak 40 meter tidak mampu dijangkau Sommer yang terlanjur maju dari gawangnya. Hingga wasit Paolo Tagliavento meniup peluit akhir pertandingan, tak ada lagi gol yang tercipta.

Ini merupakan gelar juara ketiga Spanyol dalam ajang dua tahunan ini. Dua gelar terdahulu mereka raih pada tahun 1986 dan 1998. Sedangkan Thiago Alcantara dinobatkan sebagai man of the match pada laga final ini.

Congratulations, Spain…

Susunan pemain:

Swiss: Sommer, Koch, Rossini, Klose, Berardi, Lustenberger, Frei (Abrashi 54’), Xhaka (Kasami 67’), Shaqiri, Emeghara (Emeghara 53’), Mehmedi

Spanyol: De Gea, Montoya, Botia, Dominguez, Didac Vila, Martinez, Thiago, Ander Herrera (Capel 90’), Juan Mata, Muniain (Parejo 85’), Adrian Lopez (Jeffren 80’)

[youtube ybPdtQkMrmo]