Scroll to Top

Bayern Munchen: Transfer Neymar Capai 222 Juta Euro? Itu Tidak Normal!

By Aden Isna Riadna / Published on Tuesday, 19 Dec 2017

Bayern Munchen Transfer Neymar Capai 222 Juta Euro Itu Tidak Normal!

Bayern Munchen melalui presiden Uli Hoeness menyatakan transfer Neymar yang mencapai 222 juta Euro tidak normal. Menurut Hoeness, pembelian pemain dengan angka selangit hanya akan membuat di masa yang akan datang, para bintang dihargai berlebihan tidak sesuai dengan talenta asli mereka.

Bayern Munchen dahulu pernah tertarik meminang Neymar ketika masih berada di Santos. Namun kala itu, Die Roten menyerah bahkan ketika disodori tawaran membeli di angka 24 juta Euro. Tak berapa lama, Neymar hengkang ke Barcelona dengan biaya 57,7 juta Euro.

Kini, musim panas lalu, Neymar dibeli oleh PSG dengan angka yang lebih selangit lagi. Harganya mencapai 222 juta Euro. Sesuatu yang membuat PSG memecahkan rekor transfer milik Paul Pogba yang dibeli Manchester United hanya dengan jumlah 105 juta Euro, atau lebih dari dua kali lipat.

Melihat kenyataan ini, Bayern Munchen pernah mengungkapkan rasa frustrasi mereka, karena klub-klub elite Eropa sekarang seperti hanya berburu rekor paling mahal. Sementara, klub-klub Bundesliga, karena ketatnya aturan keuangan, lebih suka belanja serba ekonomis.

Bayern Munchen Transfer Neymar Capai 222 Juta Euro Itu Tidak Normal! 3

Perbandingan pun bisa sangat mencolok. Sampai sekarang di Liga Jerman tidak ada klub yang berani membayar bahkan lebih dari 80 juta Euro, sedang di luar sana, sudah ada sekian pemain dihargai lebih dari 100 juta Euro. Cepat atau lambat, klub Bundesliga diramal bakal tertinggal jauh dari deretan liga lain di Eropa.

Namun Uli Hoeness kini mengungkapkan kritikannya untuk harga Neymar. Dalam makan malam bersama penggemar Bayern Munchen, Hoeness menyebut, “(Harga) Neymar tidak tampak baik bagi saya.”

“Kita (Bayern) tidak bisa menginvestasikan uang dengan angka seperti itu. Bahkan hanya untuk sekadar 180 juta Euro untuk Mbappe, yang menurut saya pemain yang sangat apik, (angka itu terlalu besar).”

PSG sendiri disebut mengakali aturan transfer pemain dengan cara membeli Neymar pada bursa musim panas, tetapi meminjam Kylian Mbappe terlebih dahulu. Pembelian Mbappe baru dilakukan pada musim panas mendatang. Selain itu ada isu, uang yang dipakai untuk transfer kedua pemain ini berasal dari uang negara Qatar yang dihibahkan ke PSG.

Komentar Anda