Scroll to Top

Johann Zarco: Valentino Rossi Pensiun Atau Tidak, Bukan Urusan Saya!

By vratislav / Published on Sunday, 14 Jan 2018

Johann Zarco Valentino Rossi Pensiun Atau Tidak, Bukan Urusan Saya!

Johann Zarco menyebutkan, dirinya tidak akan ambi pusing tentang desas-desus kapan Valentino Rossi pensiun. Entah The Doctor menutup karier pada akhir musim ini atau pada MotoGP 2019, petualangan Zarco di MotoGP tidak ditentukan oleh hal tersebut.

Movistar Yamaha jelas bakal sangat kehilangan jika Valentino Rossi menutup perjalanannya di MotoGP. Pasalnya, hingga saat ini tidak ada satu pun pebalap yang setara dengan rider asal Italia berusia 39 tahun tersebut.

Upaya Yamaha mendatangkan Maverick Vinales musim lalu, adalah demi menggantikan Jorge Lorenzo. Bukan Valentino Rossi. Oleh karenanya, kala The Doctor menghilang, Yamaha harus mencari pebalap lain yang punya level mendekati dirinya.

Sosok itu tampaknya adalah Johann Zarco, yang menjalani musim debut dengan spektakuler di MotoGP 2017. Mengendarai motor Yamaha dengan sasis tahun 2016, dia malah mampu finish di peringkat enam klasemen akhir, mengungguli Lorenzo, yang pernah juara tiga kali.

Namun jika Zarco dipilih sebagai pengganti Rossi, maka dia harus menunggu kapan The Doctor pensiun. Sementara, kontraknya di Yamaha Tech 3 rampung akhir tahun ini.

Johann Zarco Valentino Rossi Pensiun Atau Tidak, Bukan Urusan Saya! 2

Zarco sendiri mengaku, kariernya tidak akan terhambat terkait urusan menggantikan Valentino Rossi atau tidak. Sang pebalap Prancis masih punya kemungkinan pindah ke KTM atau tim lain.

Kepada L’Equipe, Zarco menuturkan, “Yamaha menunggu keputusan Rossi. Semua tergantung saya untuk meyakinkan mereka (merekrut saya) dengan mencetak finish di depan dua pebalap pabrikan (Rossi dan Vinales).”

“Karier saya tidak akan bergantung pada keputusan Valentino. Ide dasarnya adalah, memulai MotoGP 2018 seperti kala saya merampungkan musim lalu, dengan berjuang merebut gelar di setiap race.”

“Saya mesti mempertahankan level kompetitf sepanjang 19 race (musim ini) dan menggenggam posisi di klasemen yang bakal membuat saya mendapatkan motor pabrikan di musim berikutnya.”

Komentar Anda