Scroll to Top

James Rodriguez Dibuang Real Madrid, Malah Jadi Raja Bundesliga

By vratislav / Published on Tuesday, 06 Feb 2018

Bayern Muenchen v Chelsea FC - International Champions Cup

James Rodriguez memang dibuang dari Real Madrid karena tidak mampu bersaing di skuat Zinedine Zidane. Namun dalam masa peminjamannya di Bayern Munchen, James malah menjadi raja Bundesliga. Menurut Jupp Heynckes, kehadiran sang bintang adalah ‘berkah dari Tuhan’.

James Rodriguez musim lalu termasuk dalam skuat Real Madrid yang meraih gelar ganda, Liga Spanyol dan Liga Champion. Namun, ia tidak mendapatkan menit bermain yang cukup di Santiago Bernabeu. Zizou lebih memilih Isco dibandingkan James yang punya masalah kedisiplinan.

Ditelantarkan di Bayern Munchen, James justru tampil luar biasa. Awalnya, segalanya berjalan agak lamban di Allianz Arena. Ia kesulitan menembus starting XI Bayern era Carlo Ancelotti. Ketika Jupp Heynckes masuk pun, James sempat ditegur agar mampu berbahasa Jerman demi memudahkan komunikasi.

Namun kini segalanya sudah jauh lebih membaik. James menjadi bagian penting dari tim Heynckes dan berhasil mengumpulkan empat gol plus enam assist dari 12 pertandingan di Bundesliga.

James Rodriguez Pilih Bayern Munchen Daripada Real Madrid!

Heynckes pun  tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya atas efek James Rodriguez ke dalam timnya. Ia menuturkan kepada para wartawan, “Sudah diketahui bahwa James tidak puas di Madrid.”

“Dia tidak mendapatkan waktu yang layak dimiliki pemain sekaliber dirinya; dan  masuk akal pula bagi kami memasukkan pemain seperti dia ke dalam tim. James menjadi hit dalam sekejap mata.”

“Cara dia berlaku dan berbaur, cara dia tertawa lagi dan santai … Dia tiba dan bahagia di Munchen.”

Jupp Heynckes memang berharap James Rodriguez untuk lebih meningkatkan performanya lagi. Tapi bagi sang pelatih, “Dalam bentuknya saat ini, jelas James adalah berkah bagi Bayern.”

“Tidak mudah bertarung, terutama di negara lain dengan budaya yang berbeda, mentalitas yang berbeda. Tetapi dia melakukannya dengan sangat baik, bermain pada level yang sangat tinggi. (Dan hebatnya) dia bisa berbuat lebih baik daripada performa yang sekarang.”

Komentar Anda