Scroll to Top

Ribuan Warga Amerika Tewas Akibat Flu Ganas di Awal Tahun 2018

By C Novita / Published on Monday, 12 Feb 2018

Twitter Flu

Laporan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sekira 4.064 orang di wilayah Amerika Serikat tewas terinfeksi penyakit influenza atau flu jenis ganas. Kondisi ini terjadi sampai pekan ketiga tahun 2018 atau di bulan Januari saja.

Tak disangka, flu ganas yang masuk jenis pneumonia itu bisa merenggut begitu banyak nyawa dalam jangka waktu singkat. CDC meyebutkan bahwa jumlah korban itu melebihi wabah flu musiman di tahun 2003 lalu.

Dari 10 kematian yang terjadi di AS, 1 diantaranya disebabkan oleh pneumonia dan flu. Bahkan ahli virologi CDC, Anne Schuchat memprediksi jumlah tersebut akan terus bertambah.

“Ini musim yang berat, dan kami tidak bisa memprediksi akan berakhir kapan. Saya berharap ada kabar baik, tapi hingga kini, masih kabar buruk,” jelas Anne dilansir laman Fortune, Senin (12/2/2018).

Masih menurut Anne, jenis flu ini tak jauh beda dari wabah tahun lalu, yakni yang sudah berkembang dan mempunyai strain baru. Akan tetapi mereka masih bertanya-tanya mengapa wabah kali ini bisa lebih banyak korban yang jatuh.

“Ini adalah peringatan tentang efek influenza dan pengingat agar jangan sampai daya tahan tubuh lemah,” tandasnya.

Karena penyebaran yang begitu mudah dari virus influenza, CDC peristiwa ini akan berlanjut dengan rumah sakit yang dipenuhi pasien flu sampai pekan-pekan depan.

“Rata-rata orang yang meninggal dirawat di rumah sakit,” tambah Anne.

Sebelumnya lembaga kesehatan itu sudah mengusulkan dilakukannya vaksinasi influenza di Amerika namun belum diterapkan juga.

 

 

Komentar Anda