Scroll to Top

Virus Cacar Air Bisa Menyebar Lewat Angin, Waspada

By C Novita / Published on Wednesday, 14 Feb 2018

cacar air

Cacar air disebabkan oleh infeksi virus Varicella zoster yang membuat kulit penderita muncul bintik merah berisi cairan seperti melepuh dan terasa sangat gatal. Tak heran jika penderita penyakit itu kerap mengeluh dan menggaruk permukaan kulitnya yang juga terasa panas.

Banyak mitos seputar penyakit cacar air yang beredar di masyarakat, antara lain penderitanya dilarang mandi dan juga tak boleh terkena angin di luar ruangan. Benarkah mitos tersebut?

Tak boleh terkena angin dan air

Ternyata ada benarnya juga larangan tersebut. Virus penyebab penyakit cacar air sangat mudah terbawa angin dan air hingga menulari orang lain. Batuk serta bersin dari penderita juga mampu menyebarkan virus.

Orang yang telah terinfeksi virus Varicella zoster bisa menjadi penyebar virus juga dalam kurun waktu lima hari sebelum dan sesudah bintik merah muncul di kulitnya. Hal itu menyebabkan orang yang ada di sekitarnya sebaiknya waspada dan melakukan pencegahan agar tidak tertular.

Penderita juga sebaiknya tidak melakukan kegiatan di luar ruangan agar tak menulari orang lain, jadi memang disarankan untuk tidak bersekolah atau bekerja dahulu.

Penularan virus selain lewat angin

Tak hanya lewat angin, virus cacar juga bisa menempel pada benda yang dipegang oleh penderita. Misalnya gelas, pakaian, handuk, kasur, selimut, dan lainnya. Karena itu orang sehat tak disarankan tinggal dalam satu ruangan dengan penderita. Apalagi jika belum pernah mengalami cacar air sebelumnya.

Untuk mempercepat penyembuhan, penderita harus banyak berisitirahat, makan yang bergizi, minum banyak air putih dan jus buah, serta minum obat yang diberikan oleh dokter.

 

 

 

Tagged as:

Komentar Anda