Scroll to Top

Real Madrid 21 Kali Memenangi La Liga dengan Status Juara Paruh Musim

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 17 Jan 2012

Seberapa penting juara paruh musim bagi Real Madrid? Jawabannya nyaris segalanya.

Saat ini Los Blancos resmi menyandang setengah gelar juara La Liga. Meskipun masih pekan 18, dan masih ada satu laga lagi untuk menutup putaran pertama, Real Madrid sudah tak terkejar oleh Barcelona. Selisih lima poin tak mungkin dilewati di pekan 19.

Real Madrid Juara Paruh Musim

Real Madrid sendiri memiliki keuntungan psikologis berkaitan dengan sejarah juara paruh musim.

Ya, Los Blancos memenangi 21 kali La Liga dengan status juara paruh musim. Sebaliknya, mereka cuma 9 kali gagal memenangi kompetisi tertinggi di Spanyol meskipun sudah mendapatkan “setengah gelar”.

Kesialan terakhir Real Madrid, mendapat gelar juara paruh musim tapi gagal memenangi La Liga, terjadi pada musim 2001/2002. Kala itu, meskipun berlabel campeones de invierno, Los Blancos gagal mempertahankan prestasi. Mereka disalip oleh Valencia dan mesti rela gelar berpindah ke penguasa Stadion Mestalla.

Sementara, kesialan terakhir Real Madrid yang berhasil dimanfaatkan Barcelona, terjadi pada musim 1991/1992. Kala itu, Los Blancos sudah unggul 8 poin. Namun, pasukan Johan Cruyff yang memang dijuluki The Dream Team, mampu menjungkalkan semua ramalan dan merampas gelar dari tangan Real Madrid.

Jika dilihat dalam delapan musim terakhir, trend juara paruh musim pasti menjadi juara, memang sangat besar. Cuma sekali dari delapan musim tersebut juara paruh musim gagal memenangkan La Liga. Yaitu, Barcelona pada musim 2006/2007. Kala itu, Ronaldinho dkk. diserobot Real Madrid dalam 19 pertandingan terakhir.

  • 2003-04 Valencia | Valencia
  • 2004-05 Barcelona | Barcelona
  • 2005-06 Barcelona |  Barcelona
  • 2006-07 Barcelona | Real Madrid
  • 2007-08 Real Madrid | Real Madrid
  • 2008-09 Barcelona | Barcelona
  • 2009-10 Barcelona | Barcelona
  • 2010-11 Barcelona | Barcelona

Nah, akankah Real Madrid akan meneruskan tradisi apik dalam delapan musim terakhir? Ataukah Barcelona yang akan mematahkan tradisi sekaligus melanjutkan semangat heroik  musim 1991/1992?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda