Scroll to Top

Segera Bawa Pasien Stroke ke RS, Jangan Lebih Dari 4.5 Jam

By C Novita / Published on Sunday, 25 Feb 2018

stroke_patient

Saat seseorang mengalami stroke, ia hanya punya waktu yang sedikit untuk mendapat pertolongan agar nyawanya selamat. Menurut Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, dr. Mursyid Bustami, SpS (K), MARS sebelum 4.5 jam si pasien harus sudah ditolong oleh pihak medis.

Secepatnya setelah serangan stroke, pasien harus sudah diberikan obat untuk menghancurkan penyumbatan yang ia alami, jelas dr Mursyid pada acara konferensi pers ‘Strike Back at Stroke’ di Jakarta, Sabtu (24/2/2018).

“Ada obat untuk bisa menghancurkan penyumbatan itu, kalau datangnya kurang dari empat setengah jam,” tandas Mursyid dilansir liputan6.

Stroke memang terjadi akibat adanya penyumbatan pembuluh darah yang menuju ke otak, akibatnya otak tak mendapat suplai darah dan nutrisi yang cukup.

“Tidak boleh ditunggu-tunggu. Waktu yang dimiliki hanya singkat sekali. Makin lama tertangani pasien itu, makin banyak bagian otak yang tidak mendapatkan nutrisi, makanan, oksigen, dan segala macam,” ungkapnya.

Jika otak tak mendapat asupan nutrisi dan oksigen yang dibutuhkannya, maka sel-selnya bisa mengalami kerusakan. Ini jelas berpengaruh kepada anggota tubuh lainnya, sehingga menyebabkan sebagian anggota tubuh tak bisa lagi bergerak.

Dibutuhkan pertolongan dari dokter spesialis saraf untuk pasien stroke. Umumnya, di pusat-pusat rujukan nasional, pusat rujukan regional, ataupun rumah sakit-rumah sakit di tingkat kabupaten sudah ada dan bisa segera menangani kasus stroke.

Kuncinya adalah sesegera mungkin bawa pasien ke rumah sakit terdekat agar bisa mendapat pertolongan saat mengalami serangan stroke.

 

 

Komentar Anda