Scroll to Top

Heru Winarko Resmi Jadi Kepala BNN Gantikan ‘Buwas’ Budi Waseso

By vratislav / Published on Thursday, 01 Mar 2018

Heru Winarko Resmi Jadi Kepala BNN Gantikan 'Buwas' Budi Waseso

Heru Winarko resmi menjadi kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Kamis, 1 Maret 2018. Ia menduduki kursi panas yang sebelumnya dijabat oleh Budi Waseso. Melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari ‘Buwas’, Heru menyebutkan salah satu fokus kerjanya adalah menghadapi masalah bandar narkoba.

Melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 14/M/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Narkotika Nasional, presiden Joko Widodo melantik Heru Winarko sebagai Ketua BNN yang baru. Jelas langkah yang menarik dari Jokowi, mengingat selama ini Heru cenderung dikenal dengan sepak terjangnya memberantas korupsi dalam kapasitasnya sebagai Deputi Penindakan KPK.

Dikutip dari CNN Indonesia, Polri sebelumnya mengajukan tiga nama untuk calon Kepala BNN. Selain Heru Winarko, ada Deputi Pemberantasan BNN, Arman Depari. Selain itu ada pula Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Ari Dono Sukmanto.

Pengalaman Heru Winarko sendiri tidak perlu dipertanyakan lagi. Ia pernah menjabat posisi Kapolres Metro Jakarta Pusat pada 2008. Setahun berselang, ia menduduki jabatan lain, yaitu Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim. Kemudian pada tahun 2010, posisinya kembali berubah, menjadi Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim.

Heru Winarko Resmi Jadi Kepala BNN Gantikan 'Buwas' Budi Waseso 2

Di tahun yang sama, Heru Winarko ditempatkan sebagai Asisten Deputi IV Keamanan Nasional Kemenko Polhukam. Ia kemudian menjadi Kapolda Lampung pada tahum 2012. Heru bekerja di KPK sejak tahun 2015, sebelum tiga tahun kemudian ada di kursi Kepala BNN.

Lalu, apa yang menjadi program penting Heru Winarko setelah terpilih sebagai Kepala BNN? Salah satu yang paling penting adalah, setoran narkoba dari luar negeri yang menyerang Indonesia. Dalam hal ini, Heru siap meningkatkan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba secara menyeluruh.

“Tentu (BNN) akan meningkatkan (kinerja pencegahan dan pemberantasan narkoba), bukan hanya masalah impornya, tapi juga bandarnya dan lain-lain akan kami lakukan tindakan,” katanya dikutip dari CNN Indonesia.

Demi tugas menghentikan setoran narkoba tersebut, BNN era Heru Winarko akan meningkatkan kerjasama pula dengan TNI. Sasarannya semua pelabuhan di Indonesia, baik pelabuhan resmi maupun ilegal yang selama ini menjadi tempat penyetoran barang haram tersebut.

“Pelabuhan-pelabuhan ini bukan hanya pelabuhan yang resmi. Tapi juga ada pelabuhan-pelabuhan tikus yang menjadi perhatian kita juga. Makanya saya bilang tidak bisa BNN bekerja sendiri (dalam memberantas narkoba), (kami) kan kerjasama dengan TNI AL, TNI AU, TNI AD, dan lain-lain.”

Foto: ANTARA/WAHYU PUTRO A, CNN Indonesia/Christie Stefanie

Komentar Anda