Scroll to Top

Jose Mourinho: MU Tersingkir di 16 Besar Liga Champion? Itu Sudah Biasa!

By Aden Isna Riadna / Published on Wednesday, 14 Mar 2018

Jose Mourinho MU Tersingkir di Liga Champion Itu Sudah Biasa! (1)

Jose Mourinho menegaskan, tersingkirnya MU oleh Sevilla pada Rabu, 14 Maret 2018 bukan kejadian luar biasa. The Special One menyebut, tim yang diasuhnya, Porto dan Real Madrid, pernah pula membungkam Setan Merah di Old Trafford. Baginya, tidak ada waktu untuk Manchester United bersedih.

Manchester United takkan mampu mengangkat trofi Liga Champion musim ini. Tim yang tiba di kompetisi tertinggi Eropa lewat jalur khusus juara Liga Europa musim lalu itu, dibungkam oleh Sevilla. Meski berhasil menahan Los Nervioneses 0-0 di Ramon Sanchez Pijzuan, MU justru ditikam 1-2 ketika bermain di Old Trafford.

Bukan hanya kekalahan di kandang sendiri yang jadi bahan ejekan penggemar sepakbola. Tetapi juga cara bermain Manchester United yang sangat mengecewakan. Tim sekelas Setan Merah, tak pantas¬† memainkan taktik parkir bus melawan Sevilla yang punya penyerang ‘lemah’ seperti yang ditunjukkan pada dini hari tadi.

Tetapi jelas bukan Jose Mourinho jika tidak memiliki 1001 alasan. Baginya, tersingkirnya Manchester United di babak sistem gugur Liga Champion bukan sebuah cerita baru. Sebelumnya, Mourinho pernah memukul MU era Sir Alex Ferguson di babak 16 besar Liga Champion musim 2003-2004.

Jose Mourinho MU Tersingkir di Liga Champion Itu Sudah Biasa! (2)

Berikutnya, Real Madrid yang dibimbing Mourinho, menggulung Setan Merah di bawah komando SAF pada babak 16 besar Liga Champion 2012-2013. Kala itu, Cristiano Ronaldo yang pernah menjadi bintang Manchester Unitedlah yang menjadi penentu kemenangan.

Kini melihat timnya dipukul Sevilla, Mourinho hanya berkomentar, “Saya tidak ingin membuat drama dari hal ini. Kami tidak punya waktu untuk itu. Kami punya laga pada hari Sabtu (melawan Brighton & Hove Albion di Piala FA), kami tidak punya waktu bersedih lebih dari 24 jam.”

“Inilah sepakbola, ini bukan akhir dunia. Saya duduk di kursi ini (menyingkirkan Manchester United) dua kali di Old Trafford, bersama Porto dan Real Madrid. Jadi, saya tidak berpikir ini hal baru bagi klub kami.”

Menurut Mourinho timnya sama sekali tidak kehilangan gairah untuk menang. Sebaliknya ia menilai cara bermain Sevilla sebenarnya biasa-biasa saja, sampai gol pertama Wissam Ben Yedder tercipta untuk mengubah arah pertandingan.

“Saya tidak berpikir kinerja kami buruk, niat dan cara kami memulai laga benar-benar bagus dan sangat positif. Namun setelah 10 atau 15 menit berlalu tanpa gol, ini menunjukkan Sevilla punya tim yang bagus karena mereka memiliki pemain yang bisa menyembunyikan bola.”

“Saya tidak ingat situasi yang berbahaya dari mereka (mengancam gawang Manchester United). Mereka memang menguasai permainan dengan baik, tetapi tanpa ancaman. Kami justru punya situasi yang membahayakan (gawang Sevilla) di babak pertama, start yang bagus di awal babak kedua, dan kesempatan mencetak gol. Tapi gol pertama selalu mengubah arah laga.”

Komentar Anda