Scroll to Top

Ini Penampakan BlackBerry Athena, Penerus Keyone?

By Ditya / Published on Thursday, 03 May 2018
BlackBerry Athena
BlackBerry Athena

BlackBerry Athena belum lama ini menampakkan diri melalui desain render terbarunya. Ponsel tersebut sekilas mengusung desain yang mirip dengan BlackBerry Keyone yang dibekali dengan keypad QWERTY fisik pada sisi bawah layar. Ponsel ini konon akan diluncurkan sebagai BlackBerry Keytwo atau mungkin Keyone 2018.

Berdasarkan informasi yang beredar, BlackBerry Athena yang dibekali dengan layar sentuh berukuran 4,2 inci dengan resolusi yang cukup tinggi, yakni 1620 x 1080 piksel berteknologi AMOLED dengan kerapatan layar mencapai 453 piksel per inci yang dilindungi oleh lapisan antigores dari Gorilla Glass 5. Ponsel ini mengusung sistem operasi Android 8.0 Oreo.

Kelebihan seri Athena ini adalah dilengkapi dengan keypad QWERTY fisik yang sudah menjadi ciri khas BlackBerry. Konsumen yang menyukai kehadiran keyboard fisik dapat memilih seri ini, seperti yang dilansir dari GSM Arena (01/05/2018).

Performa yang ditawarkan oleh BlackBerry Athena ini cukup bersaing di kelas menengah yang mengandalkan kawalan dari chipset Qualcomm Snapdragon 660 yang mengusung octa-core Kyro 260 64-bit yang terdiri dari quad-core 2,2GHz dan quad-core berkecepatan 1,8GHz didukung RAM 6GB, serta diperkuat dengan grafis dari Adreno 512.

BlackBerry Athena ini didukung dengan baterai berkapasitas cukup besar, yakni 3505mAh yang bersifat non-removable atau tak dapat dilepas. Konektivitas BlackBerry Athena ini didukung oleh WiFi, GPS/GLONASS, NFC, Bluetooth, 4G LTE, USB Type-C, dan HSPA. Smartphone ini didukung memori internal berkapasitas 64GB lengkap dengan slot microSD.

BlackBerry Athena ini cukup bertaring dengan dibekali kamera utama ganda berkekuatan 12 megapiksel dengan sensor Sony IMX378 yang mumpuni dengan lensa 28mm aperture f/1.8, OIS, phase-detection autofokus lengkap dengan hadirnya dual LED flash. Smartphone ini juga didukung kamera depan 8 megapiksel fixed focus untuk foto selfie dan video call.

Komentar Anda