Scroll to Top

Surat Kabar Kota Madrid Mendukung Barcelona dan Menyindir Jose Mourinho

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 20 Jan 2012

Barangkali publik Spanyol hanya ingin melihat sebuah tim bermain menyerang; plus meraih kemenangan. Maka, strategi pragmatis yang sering dipakai Jose Mourinho menghadapi Barcelona, sering dikritik. Apalagi strategi tersebut berbuah kekalahan dalam dua El Clasico terakhir.

marca as

Dua harian kota Madrid, AS dan Marca, yang selama ini cukup mendukung Real Madrid, tampaknya juga cukup gerah dengan tim kebanggaan kota yang tampil defensif ketika menghadapi Barcelona. Mereka bisa juga memuji penampilan El Barca sekaligus menyerang kebijakan Jose Mourinho.

Misalnya, Marca. Harian ini terbit dengan judul headline begitu menonjok, “La Historia Interminable” (Sejarah Yang Tak Pernah Berakhir”. Ya, kebetulan sejarah mencatat, Josep Guardiola tak pernah kalah dari Real Madrid di Santiago Bernabeu.

Marca juga mencantumkan bahwa Mourinho masih belum mendapatkan permainan yang menarik ketika berhadapan dengan Barcelona; dan kali ini sang pelatih kehabisan argumen. Sementara, tindakan Pepe menginjak Lionel Messi disebut Marca tidak bisa diterima akal sehat.

Di luar Marca, AS juga memasang kalimat pedas “Mourinhada lo de siempre” yang menegaskan bahwa kekalahan mulai menjadi hal biasa bagi Real Madrid atas Barcelona.

Di skala nasional, La Vanguardia memilih judul “Pelajaran Lain di Bernabeu”. Sementara El Periodico menyebut, Barcelona menciptakan keputusasaan di Bernabeu.

Selain itu, di luar negeri, gaya bermain Real Madrid juga menimbulkan celaan. Misalnya, L’Equipe, harian Prancis menulis,”(Kekalahan) Ini adalah terowongan tak berujung untuk Real Madrid.”

Situs sport.fr mencantumkan kalimat pedas, “Real (Madrid) dipermalukan oleh musuh bebuyutan”. Selain itu, sport.fr juga mencatatkan bahwa untuk kedua kalinya dalam waktu satu bulan, Los Blancos kembali kalah dari Barcelona; jumlah yang terlalu banyak untuk klub sebesar Real Madrid.

Bild, surat kabar Jerman, juga menyoroti permainan desturktif yang diperagakan Real Madrid. Surat kabar senegara, Der Spiegel, dengan berani menyebut, Barcelona kembali mengakhiri El Clasico sesuai dengan selera mereka.

Sekali lagi, seperti pada 10 Desember 2011, pers di seluruh dunia kembali mempertanyakan kualitas Jose Mourinho dan Real Madrid. Kebanyakan menyiratkan, keunggulan lima poin di liga, kurang berarti jika klub sebesar Real Madrid masih menjadi “pecundang” di depan Barcelona. Anda setuju?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda