Scroll to Top

Di Usia Berapakah Bocah Pria Bisa Memproduksi Sperma?

By C Novita / Published on Sunday, 27 May 2018

bocah pria

Banyak orang penasaran, di usia berapa sebenarnya seorang bocah pria mulai memproduksi sperma? Apalagi saat ini marak kasus bocah usia SD yang terjerumus pergaulan bebas, bahkan sampai menghamili teman dekatnya. Miris.

Menilik kasus di Tulungagung, Jawa Timur, anak lelaki usia 13 tahun dan masih sekolah di SD namun menghamili anak perempuan yang masih SMP, hal ini memang bisa terjadi.

Menurut Ketua Satuan Tugas Remaja Ikatan Dokter Anak Indonesia, Bernie Endyarni Medise, bocah pria yang sudah memasuki pubertas maka tubuhnya sudah memproduksi sperma. Apabila ia melakukan hubungan dengan lawan jenis maka ada kemungkinan untuk hamil.

Bocah pria paling cepat pubertas di usia 9 tahun, sedangkan secara umum adalah di usia 11-14 tahun.

Anda bisa menandai seorang bocah yang telah memasuki masa pubertas dengan adanya perubahan volume testis, ukuran penis yang membesar, juga munculnya bulu-bulu di bagian tertentu tubuhnya misal di ketiak dan organ intim. Mimpi basah juga menjadi tanda bocah pria mengalami pubertas.

“Secara kasar, itu tanda-tanda bahwa anak laki-laki sudah bisa memproduksi sperma,” jelas Bernie.

Untuk bocah wanita, ditandai dengan membesarnya ukuran payudara, lalu panggul juga membesar. Tubuh anak makin meninggi, juga muncul bulu halus di bagian tubuh tertentu.

“Sesudah itu, agak terakhir, menstruasi. Ketika sudah menstruasi, artinya sudah ada sel telur,” tambah dia.

Jadi walau usia bocah pria masih 13 tahun atau lebih kecil lagi, namun ia sudah mengalami pubertas maka sudah bisa menghamili. Demikian pula bocah wanita, jika telah memiliki sel teelur maka ia sudah bisa dihamili.

“Untuk bisa menghamili perempuan, hanya perlu satu sperma kok yang sampai ke ovum. Mau banyak atau sedikit spermanya, kalau sudah ada satu sperma sampai ovum, ya jadi (hamil),” tambah Bernie.

Hal itu mengingatkan para orang tua untuk lebih waspada mengawasi anak-anak mereka, agar tidak sampai melakukan pergaulan bebas.

 

 

Komentar Anda