Scroll to Top

Ini Alasan Sikat Gigi Harus Diganti 3 Bulan Sekali

By C Novita / Published on Wednesday, 30 May 2018

sikat gigi kotor

Jika Anda rajin menyikat gigi namun alpa dalam mengganti sikatnya, maka sebaiknya informasi berikut Anda baca. Menurut American Dental Association (ADA), idealnya sikat gigi diganti rutin per 3-4 bulan sekali. Lebih cepat dari waktu itu tentu lebih baik, demi kesehatan gigi dan mulut.

Bagaimanapun, kesehatan mulut yang buruk dapat memicu masalah gigi berlubang serta bau mulut, bahkan merembet sampai ke penyakit jantung, paru-paru, diabetes, dan pencernaan.

Jika Anda mengalami penyakit seperti pilek, flu, sariawan dan infeksi, maka lebih disarankan lagi untuk mengganti sikat gigi. Apa alasannya? Berikut ini seperti dilansir laman Time Now News, Selasa (29/5).

Bulu sikat rusak

Dalam waktu tiga bulan, bulu sikat gigi diperkirakan sudah mengalami kerusakan seperti jadi tidak rata, berjumbai, dan kaku atau malah lemas. Dengan demikian maka sisa makanan akan sulit dihilangkan.

Plak sulit hilang

Sikat gigi yang sudah usang sulit menghilangkan plak tipis yang terbentuk di permukaan gigi. Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa sikat gigi baru lebih baik dalam meembersihkan plak keetimbang yang lama.

Tumbuh jamur atau bakteri

Pertumbuhan jamur dan bakteri lebih banyak pada sikat gigi yang sudah digunakan berbulan-bulan. Tentu ini berdampak kurang baik jika dibiarkan dan digunakan terus.

Halitosis

Jika dipakai lebih dari 3 bulan, maka terjadinya halitosis lebih besar. Ini adalah masalah bau mulut yang sangat mengganggu.

Gusi berdarah

Masalah gusi ini juga bisa dipicu oleh sikat gigi yang sudah usang dan masih saja digunakan. Jadi dari pada menanggung resiko kesehatan lebih baik mencegah dan rutin ganti sikat gigi.

 

 

 

Komentar Anda