Scroll to Top

Disomasi Mantan Management, Jefri Nichol Ternyata Sempat Marah Gagal Dapatkan Peran Dilan Dan Wiro Sableng

By Tyas / Published on Thursday, 14 Jun 2018

Jefri Nichol

Aktor Jefri Nichol disomasi mantan managementnya, Baetz Management lantaran memutus kontrak secara sepihak. Dalam keterangan pers nya, Baetz mengungkapkan jika selama berada di bawah naungannya, Jefri Nichol sempat marah besar lantaran gagal mendapat peran di film Dilan 1990 dan Wiro Sableng.

Jefri Nichol disomasi oleh Baetz Management pada 10 Juni 2018 kemarin. Jefri dianggap melanggar hukum untuk keputusannya memutus kontrak secara sepihak padahal masih ada enam film lain.

“Iya, itu (memutuskan sepihak menunjuk manajemen baru) adalah pelanggaran hukum. Karena masih ada keterkaitan hukum sama Baetz Management. Itu enggak bisa,” ujar Arifin Harahap, kuasa hukum Baetz Management dilansir Kumparan (13/6).

Baetz Agagon, Head Manager dari Baetz Management menuturkan dua kemarahan besar Jefri Nichol selama menjadi artisnya. Pertama, Jefri marah ketika gagal mendapatkan peran di film Dilan 1990 dimana Iqbaal Ramadhan yang kemudian membawa ‘Dilan 1990′ meraih enam juta lebih penonton.

“Dia sempat, tuh marah-marah karena enggak berhasil dapat peran Dilan, terus dia bilang, ‘Ka Et enggak tahu mana film yang bagus.’ Ya, kalau memang enggak lolos casting mau gimana? Saya kan enggak bisa menentukan, saya bukan produser,” cerita Baetz.

Tak hanya ‘Dilan 1990′, Jefri juga pernah marah lagi karena gagal bermain di film ‘Wiro Sableng’. Padahal masalahnya bukan karena gagal casting, melainkan masalah kontrak.

“Katanya lagi, ‘Et tuh suka deal sendiri.’ Lah dari mana? Ternyata dia dapat tawaran dari film ‘Wiro Sableng’. Tapi kan kalau peran itu diambil nanti dituntut orang, untuk izin itukan agak susah. Keinginan dia itu tinggi banget, tapi belum mengerti cara menyikapi pekerjaan,” sesal Baetz.

Komentar Anda