Scroll to Top

Kyle Walker Ingin Beri Hadiah Spesial Untuk Korban Gua Thailand

By Wan Faizal / Published on Wednesday, 11 Jul 2018

Tham Luang

Pesepakbola dunia macam Kyle Walker tak meluputkan perhatiannya dari proses evakuasi 13 orang yagn terjebak di Tham Luang Cave di Thailand. Dan setelah mengetahui bahwa semuanya berhasil keluar dengan selamat, Walker berkeinginan untuk memberikan jersey Timnas Inggris miliknya pada salah seorang anak yang terjebak hampir tiga minggu di dalam gua tersebut.

Barangkali kisah ini hampir mirip dengan Martunis dan Cristiano Ronaldo. Saat itu Martunis yang terombang-ambing di lautan karena bencana tsunami yang menimpa Aceh kedapatan mengenakan jersey Timnas Portugal dan menarik atensi dari Ronaldo. Kali ini ada seorang korban Gua Thailand tersebut yang mengenakan jersey Timnas Inggris dan jelas ini menjadi perhatian tersendiri bagi Walker.

“Berita luar biasa bahwa semua bocah Thailand tersebut bisa keluar dari gua dengan selamat! Saya dengan senang hati akan mengirimkan jersey kami pada mereka. Apakah ada yang bisa membantu dengan memberikan alamat mereka?” tulis Walker dalam akun Twitter miliknya.

Seperti diketahui, pada 23 Juni lalu 12 orang pesepakbola muda dengan rentang usia antara 11-16 tahun bersama seorang asisten pelatih mereka berusia 25 tahun terjebak dalam Gua Tham Luang di Provinsi Chiang Rai, Thailand. Mereka yang awalnya kesana untuk tujuan fun malah mendapati hujan deras mengguyur gua dan mengakibatkan banjir.

Jelas bahwa mereka harus mencari tempat yang aman jika tidak mau terendam dalam air di dalam lorong gua. Namun sayangnya, mereka ternyata berada cukup jauh dari pintu masuk gua dan dikabarkan berjarak tiga kilometer dari sana. Butuh atensi dari seluruh dunia dan pada akhirnya penyelam asal Inggris yang pertama kali menemukan mereka pada 2 Juli. Menjadi hal yang luar biasa karena mereka bisa bertahan 10 hari di dalam gua tanpa makanan yang mencukupi sebelum akhirnya ditemukan.

Tidak sampai disitu karena setelah ditemukan, tim penyelamat harus menyiapkan banyak hal untuk membawa mereka keluar karena air tak kunjung surut. Selama berhari-hari tim penyelam mengajari anak-anak tersebut menyelam untuk bisa keluar dari gua. Tak sekedar menyelam karena dikabarkan ada jalan terjal untuk bisa keluar termasuk harus menyelam selama kurang lebih tiga jam dalam kondisi yang sangat sulit.

Dan pada akhirnya, pada tanggal 9 Juli kemarin tim penyelamat bisa mengeluarkan empat orang anak dan sehari kemudian empat anak juga. Sisa empat anak lain dan sang asisten pelatih plus dokter dan para penyelam yang memang menemani mereka di gua bisa keluar kemarin malam dan hal ini tentunya menjadi kemenangan tersendiri bagi ‘kemanusiaan’.

Komentar Anda