Scroll to Top

Konon Keberadaan G-spot itu Cuma Mitos Lho!

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 21 Jan 2012

bercinta

Banyak orang percaya, G-spot merupakan titik paling sensitif yang dimiliki wanita untuk membantu proses orgasme dalam seks. Titik yang konon hanya berjarah 1,5 – 2 cm dari mulut vagina itu dipercaya memiliki sensasi geli yang dominan dan mampu membangkitkan gairah. Sebagian ahli mengatakan bentuknya seperti kacang yang menempel di dinding vagina.

Keberadaan G-spot masih kontroversial. Penelitian yang dilakukan The Yale-New Haven Hospital di Connecticut justru mengatakan G-spot hanyalah bualan. Tidak pernah ada yang namanya G-spot di dinding vagina. Untuk mendukung kesimpulan tersebut, peneliti mempelajari puluhan studi yang berhubungan dengan hal ini dalam kurun 60 tahun terakhir. Dan, tidak ada satu pun bukti ilmiah yang menunjukkan keberadaan G-spot.

Dr Amichai Kilchevsky, sang peneliti, mengungkapkan, dari sekian banyak studi yang ada ternyata hanya satu yang mendukung adanya G-spot. Itu terjadi pada tahun 1998. Dalam penelitian itu disebutkan adanya kemudahan wanita mendapatkan orgasme pada mereka yang memiliki area penebalan dinding di vagina. Untuk memastikannya, peneliti mengecek penebalan jaringan tersebut memakai USG. Sementara itu, penelitian lain menyatakan tidak mendapatkan titik seks yang dimaksud.

Kilchevsky yakin temuannya ini membuktikan area G-spot ibarat mitos. Dia tidak bisa dipercaya keberadaannya secara ilmiah. G-spot disampaikan pertama kali oleh Dr Grafenberg pada 62 tahun lalu. Kitab seks terkenal, Kamasutra, juga memberikan indikasi adanya titik sensitif vagina. Terserah Anda, boleh percaya atau tidak dengan adanya G-spot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda