Scroll to Top

Cebok dengan Tisu Tidak Sehat, Menurut Medis

By C Novita / Published on Thursday, 09 Aug 2018

kertas toilet bandara

Mungkin Anda tidak terbiasa cebok memakai tisu saja, namun orang Barat hampir selalu melakukan itu. Mereka umumnya menggunakan tisu toilet usai buang air kecil maupun buang air besar, untuk membersihkan organ tubuh mereka yang kotor.

Kebiasaan tersebut sebenarnya tidak disarankan menurut medis, terutama jika tisu yang dipakai tipis serta mudah hancur. Dokter obstetri dan ginekologi Siloam Hospital Semanggi dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, MKes. menyampaikan hal itu.

Yang disarankan dan terbaik dalam membersihkan organ intim serta anus usai kencing dan buang air besar adalah memakai air bersih, sama seeperti yang selalu dilakukan orang Indonesia.

“Paling benar itu habis Buang Air Besa (BAB) dan Buang Air Kecil (BAK) wanita cebok dengan air bersih. Sebisa mungkin dari depan ke belakang karena yang kotor itu anus,” jelas dr Ardiansjah seperti dilansir laman Liputan6.com, Rabu (14/1/2015).

Alasannya adalah, tisu tidak mampu membersihkan hingga tuntas, bahkan jika tisu mudah hancur maka robekkannya bisa menambah kotoran di tubuh.

“Kalau pecah, pecahannya itu bisa bercampur dengan keputihan dan nanti reaksinya tidak baik,” tandasnya.

Pakai handuk

Setelah membersihkan organ intim dan anus dengan air bersih, maka langkah selanjutnya adalah mengeringkan menggunakan handuk. Ini lebih aman dan bersih, ketimbang tisu. Handuk juga tidak mudah lepas partikelnya dan bisa dicuci sehingga lebih hemat. Gunakan handuk kecil khusus, yang berbeda dari handuk mandi.

Dengan demikian maka organ di area intim tetap bersih, dan tidak mengalami penyakit yang mengganggu.

 

 

 

Komentar Anda