Scroll to Top

Korban Jiwa Gempa Lombok NTB Mencapai 347 Orang, Ribuan Luka Luka

By C Novita / Published on Thursday, 09 Aug 2018

gempa bumi

Korban jiwa gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Kamis (9/8/2018) sudah mencapai 347 orang tewas. Gempa berkekuatan 7 skala richter tersebut merusak rumah kediaman warga dan rumah ibadah, hingga menyebabkan banyak orang tertimbun atau terkena reruntuhan.

“Data tersebut dilaporkan pada pertemuan para camat bersama bupati hari ini,” ungkap Kepala BPBD Lombok Utara Iwan Asmara, Rabu (8/8) seperti dilansir laman Antara.

“Itu total data sementara yang kami terima dari seluruh camat hingga Rabu siang,” tambah dia.

Di lain pihak, menurut Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho data tersebut adalah data sementara dan masih mungkin bertambah lagi. Penyebabnya adalah masih banyak jasad yang belum dapat dievakuasi dari bawah bangunan runtuh karena keterbatasan alat berat.

“Jumlah ini akan terus bertambah,” ungkap Sutopo di kantor BNPB, Jakarta.

Beberapa wilayah di pelosok juga masih belum dapat dijangkau sehingga laporan korban belum diperoleh secara pasti.

Dari data yang telah masuk, jumlah korban terbanyak ada di wilayah Kecamatan Kayangan Lombok Utara sebanyak 171 orang, lalu di wilayah Kecamatan Pemenang 57 orang, Kecamatan Gangga 54 orang, Bayan 11 orang, Tanjung 54 orang.

Jumlah korban luka-luka berat dan dirawat di rumah sakit adalah sebanyak lebih dari 1.477 orang. Mereka tersebar di berbagai rumah sakit di Lombok.

Pengungsi tercatat sebanyak 156.003 orang yang terdata.

Jumlah bangunan yang rusak, menurut keterangan Sutopo adalah sejumlah 42.239 unit rumah dan 458 sekolah.

Gempa berkekuatan besar kembali terjadi pada Kamis (9/8/2018) siang dengan kekuatan 6.2 skala richter. Akibatnya kembali masyarakat Lombok mengalami kepanikan dan sejumlah bangunan dikabarkan rusak lebih parah.

“Gempa susulan masih berlangsung. Sampai pagi hari ini terjadi sekitar 318 gempa susulan,” ungkap Sutopo prihatin.

 

 

Komentar Anda