Scroll to Top

Mengenal Misophonia, Rasa Benci Terhadap Suara Kriuk Makanan

By C Novita / Published on Saturday, 11 Aug 2018

makan keripik

Jika Anda merasa benci terhadap suara orang yang sedang makan kerupuk, kraker, atau makanan goreng renyah lainnya, maka bisa jadi Anda mengalami misophonia. Misophonia adalah kepekaan berlebihan pada suara mengunyah, batuk, dan kriuk pada makanan serta beberapa jenis suara lain.

Mereka yang mengidap misophonia akan sangat terganggu dan bahkan sampai butuh terapi perilaku kognitif untuk menghilangkan rasa benci dan tak suka tersebut.

Dalam penelitian yang dilakukan baru-baru ini, diungkap bahwa penderita ternyata memiliki perbedaan di lobus frontal otaknya yang menyebabkan reaksi berlebihan tersebut. Beberapa penderita bahkan mengalami detak jantung bertambah cepat, serta keringat dingin disamping rasa sangat tidak nyaman.

Penelitian tersebut sudah diterbitkan dalam jurnal Current Biology oleh ilmuwan, salah satunya adalah Tim Griffiths, Profesor Neurologi Kognitif di Universitas Newcastle dan Universitas College London.

“Saya berharap ini akan menenangkan para penderita,” kata Tim Griffiths, dilansir dari laman Southernliving, Sabtu (11/8).

Pada awalnya Tim mengaku meragukan adanya kelainan dalam diri penderita misophonia. Ia menduga itu hanya masalah psikologis semata. Namun setelah penelitian dirinya sadar ada yang salah pada diri penderita. Masalah misophonia juga dapat memengaruhi kemampuan orang untuk belajar.

“Penting bagi siswa dengan tingkat sensitivitas misophonia yang tinggi untuk menghindari belajar di tempat-tempat di mana ada banyak suara ‘pemicu’, seperti orang lain mengunyah, batuk, mengklik pena, atau kertas gemeresik,” kata Logan Fiorella, asisten profesor kognisi terapan dan pengembangan di University of Georgia.

 

Komentar Anda