Scroll to Top

Waduh, Terlalu Lama Duduk Berisiko Kena Alzheimer

By C Novita / Published on Saturday, 18 Aug 2018

duduk

Setelah berjam-jam duduk di depan komputer untuk bekerja, lalu duduk lama di bus atau kereta api untuk pulang, dan menghabiskan waktu dengan duduk di sofa menonton televisi. Apakah Anda juga termasuk orang yang lebih banyak duduk ketimbang berjalan seperti ilustrasi di atas?

Jika iya, maka waspadalah sebab ilmuwan mengungkap dalam sebuah penelitian bahwa duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko terkena penyakit Alzheimer.

Saat seseorang duduk hingga berjam-jam, maka aliran darah tidak berjalan lancar. Sirkulasi yang tidak lancar itu memperlambat juga aliran darah ke otak. Konsekwensinya, fungsi kognitif dapat menurun.

Meningkat pula risiko kemungkinan penyakit neurodegeneratif, salah satunya adalah Alzheimer.

Studi yang dilakukan oleh peneliti di Liverpool John Moores University itu memakai metode analisa. Mereka mengamati kebiasaan duduk 15 orang rekan kerja di kantor dengan tiga sesi terpisah.

Alat probe ultrasound dikenakan oleh partisipan untuk melacak aliran darah yang lewat pada arteri serebral tengah otak mereka.

Pada sesi pertama, partisipan duduk selama empat jam tanpa berdiri sama sekali kecuali ke kamar mandi. Hasilnya, aliran darah menuju otak berkurang.

Di sesi kedua, partisipan berjalan di treadmill dua menit setiap duduk 30 menit. Itu mereka lakukan hingga pulang kerja. Hasilnya, aliran darah ke otak lebih baik dan tidak tersendat.

Sesi ketiga partisipan duduk dan setiap dua jam akan berdiri lalu berjalan keliling ruang delapan menit. Hasilnya terlihat bahwa aliran darah ke otak tersendat tidak lancar.

Hasil studi yang telah dipublikasi di Journal of Applied Physiology tersebut menunjukkan betapa pentingnya memberi jeda pada saat duduk, lalu berdiri dan bergerak aktif agar sirkulasi darah kembali lancar.

“Hanya istirahat dua menit dan berjalan memiliki efek keseluruhan mencegah penurunan aliran darah otak,” jelas Sophie Carter, mahasiswa doktoral yang memimpin penelitian seperti dilansir laman Daily Mail, Jumat (17/8).

 

Komentar Anda