Scroll to Top

Josep Guardiola Tak Terkalahkan oleh Manuel Pellegrini, Pelatih Malaga

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 22 Jan 2012

Kegairahan Malaga di bursa transfer musim panas lalu membawa klub asuhan Manuel Pellegrini ini ke salah satu level terbaik sepanjang sejarah klub. Kini, Malaga berpeluang untuk mengambil jatah tiket Europa League musim depan asalkan terus bermain stabil.

Pep Guardiola

Sayangnya, langkah klub kaya baru akan mendapatkan ujian berat dari Barcelona dini hari mendatang. Blaugrana baru saja menang atas Real Madrid. Dalam sejarah Pep Guardiola, Barcelona lebih sering menang pasca El Clasico.

Rekor apik Barcelona ini juga diikuti dengan kemampuan Pep Guardiola menaklukkan Manuel Pellegrini. Pelatih Malaga boleh saja berusia 58 tahun. Jauh lebih tua 17 tahun daripada Pep. Namun, urusan adu taktik, Pellegrini kurang mampu bersaing dengan Guardiola. Bahkan ketika Pellegrini menukangi Real Madrid yang memiliki deretan pemain berkualitas.

Pertemuan kedua pelatih dimulai pada musim pertama Guardiola menangani Barcelona. Kala itu, Pellegrini mengarsiteki Villarreal. Pep sukses membawa Blaugrana menekuk Kapal Selam Kuning 1-2 di El Madrigal. Namun, ketika laga digelar di Camp Nou, justru sebaliknya. Barcelona harus puas bermain imbang 3-3.

Musim berikutnya, Pellegrini pindah haluan. Ia menukangi Real Madrid yang berpacu hebat dengan Barcelona. Namun, lagi-lagi Pep sukses mengungguli sang senior. Barcelona menang 1-0 di El Clasico Jilid I musim 2009/2010. El Clasico berikutnya, begitu penting.

Saat itu Real Madrid sempat memuncaki klasemen. Mengingat laga digelar di Santiago Bernabeu, peluang melebarkan jarak sangat besar. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Barcelona sukses menang 0-2 dan merampas puncak klasemen dan kelak juara liga.

Pellegrini sendiri musim itu bernasib mengenaskan. Membawa Real Madrid meraih poin terbanyak dalam sejarah, ia tetap didepak untuk digantikan oleh “calon presiden Real Madrid”, Jose Mourinho.

Diparkir klub besar, Pellegrini pindah lagi ke Malaga. Meskipun sudah tiga kali berganti klub, Pep Guardiola masih saja mengerikan bagi sang pelatih Chile. Barcelona menguliti Malaga 4-1 di Camp Nou. Saat laga digelar di La Rosaleda, hasil akhir tetap berpihak pada Barcelona. Malaga dibungkam 1-3.

Skor sementara, Guardiola tak pernah kalah. 5 kemenangan dan sekali seri sudah cukup menunjukkan superioritasnya. Namun, bukan berarti Pellegrini akan menyerah. Malaga yang bermain di kandang, siap-siap memberi potensi kejutan kepada Barcelona.

Kalau Real Madrid bisa dibuat kerepotan, mengapa Malaga tak mampu mengganggu konsentrasi Barcelona yang sementara tertinggal 5 poin dari Los Blancos?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda