Scroll to Top

Singgung Masalah Uang, Shinta Bachir Tolak Balikan Dengan Idham Mase

By Tyas / Published on Monday, 24 Sep 2018

Shinta Bachir Tunangan

Batalnya rencana pernikahan Shinta Bachir dengan anggota DPRD Kabupaten Sidenreng, Sulawesi Selatan, Idham Mase membuat publik bertanya – tanya ada apa sebenarnya? Apalagi Shinta dalam postingan InstaStory nya menyinggung – nyinggung masalah attitude seorang laki – laki.

Jalinan cinta sesaat antara Shinta Bachir dan Idham Mase cukup menyita perhatian masyarakat. Apalagi mereka menggelar pertunangan tanpa melalui proses pacaran terlebih dahulu. Tetapi sayangnya, dua minggu setelah bertunangan, Shinta menyatakan jika dirinya tidak bisa berlanjut ke pelaminan dan memilih membatalkan rencana pernikahan. Shinta memang tidak menjelaskan secara rinci apa penyebab dirinya enggan menikah, tetapi ia menyebut jika ia memilih batal menikah daripada nantinya gagal dalam berumah tangga.

“Lebih baik saya gagal sebelum menikah daripada saya gagal dalam rumah tangga lagi.” ujar Shinta Bachir.

Shinta kemudian menceritakan bagaiamana Idham meminta balikan dengannya, tetapi caranya salah karena membawa – bawa masalah uang. Shinta yang merasa dituding mau menikah karena mengincar harta Idham pun tak terima dan semakin yakin tak ingin melanjutkan hubungan itu.

“Akhirnya itu yang dibuat saya bener – bener murka itu ketika dia mengajak balikan tetapi membahas masalah uang. Saya serasa tidak dihargai pengorbanan saya selama ini. Hanya dia menilai saya mau sama dia karena mau sama uang. Hellooo… plis deh uang lu tuh nggak cukup buat ngehidupin gue sama anak gue. Intinya gitu. Cuma saya berpikir kita ini mau jadi partner berumah tangga.” tegasnya.

Shinta Bachir pun memberi pesan perpisahan pada mantan tunangannya agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

“Yang pertama, jangan pernah menilai orang dari uang. Terus yang kedua, kita harus bisa mengontrol kapan kita harus marah, dimana kita harus marah, itu kita tahu tempat. Yang saya bilang, etika dan attitude nya itu harus dipakai.” saran Shinta Bachir.

“Dua minggu itu bukan waktu yang sebentar. Dan dia laki – laki harusnya punya jawaban berlanjut atau tidak itu keputusan sendiri. Jangan karena disuruh temen, jangan karena keluarga, harus punya pendirian,” lanjutnya.

Komentar Anda