Scroll to Top

11 Oktober Jadwal Evakuasi Korban Gempa Palu Donggala Berakhir

By C Novita / Published on Tuesday, 09 Oct 2018

Tsunami-Palu-hancurkan-gedung

Walau masih banyak yang belum ditemukan dalam proses evakuasi korban gempa Palu dan Donggala, namun tanggal 11 Oktober 2018 mendatang pencarian dan pengangkatan jenasah akan dihentikan.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. Menurut dia, kondisi jenasah yang sudah terlalu lama menyulitkan identifikasi. Selain itu bahaya penyakit yang disebabkan oleh bakteri pada jenasah bisa mengenai orang yang melakukan evakuasi.

“Karena kondisinya yang saya sampaikan, jenazah sudah melebur, tidak dikenali, dan berpotensi apabila ditemukan dapat menimbulkan penyakit,” jelas Sutopo kepada awak media di Graha BNPB, Jakarta 8 Oktober 2018.

Penghentian ini bersamaan dengan berakhirnya masa tanggap darurat tahap pertama yakni 12 hari usai bencana.

Akan tetapi, dirinya berkata bahwa bisa saja proses evakuasi dilanjutkan setelah adanya pembahasan kembali.

“Akan dibahas pada tanggal 10 Oktober 2018, akan diperpanjang atau tidak, tapi melihat medan yang ada kemungkinan diperpanjang,” jelas dia.

Untuk masa tanggap darurat tahap kedua yang akan digelar 14 hari setelah tanggap darurat tahap pertama, fokus akan lebih dititikberatkan pada penanganan pengungsi, perbaikan infrastruktur dan pemulihan ekonomi. Bukan lagi evakuasi korban.

Setidaknya korban jiwa yang tewas dalam bencana gempa bumi di Palu Donggala, menurut catatan BNPB adalah sebanyak 2.010 orang. Paling banyak berasal dari Palu yakni 1.601 jiwa.

Selebihnya adalah dari Donggala 171, serta 222 orang di Sigi, juga Parigi Moutong, dan Pasangkayu, Sulawesi Barat.

 

 

 

Komentar Anda