Scroll to Top

Mangkir Dari Panggilan Penyidik,Lyrna Virna Bisa Dijemput Paksa Polisi

By desyanggra / Published on Friday, 12 Oct 2018

lyra virna

Diketahui tak memenuhi panggilan dari penyidik Polda Metro Jaya,Lyra Virna nantinya bisa dijemput paksa oleh polisi. Harusnya Lyra Virna pada Kamis (11/10/2018) kemarin datang untuk penyidikan lebih lanjut. Mengingat statusnya memang menjadi tersangka, Lyra rupanya tak nampak  disana.

“Nantinya akan ada tindakan upaya paksa apabila tersangka memang tidak memenuhi panggilan dari penyidik,” ujar pihak Kejari Bekasi.

Dalam kasus pencemaran nama baik ADA Tour & Travel, pemilik biro jasa tersebut melaporkan Lyra Virna ke pihak berwajib. Pasalnya Lyra dianggap mencemarkan nama baik perusahaan biro jasa tersebut dengan menuliskan kekurangan pelayanan yang ada di biro jasa tersebut di akun instagramnya. Berkas perkara antara Lyra Virna dan pihak ADA Tour & Travel kini masih dalam proses  pelimpahkan kepada pihak Kejaksaan. Berkas tersebu diketahui kini sudah menjadi berkasi P21.

“Menurut informasi penyidik, berkas perkara sudah lengkap dan masuk berkas P21. Kita tingga menunggu prosesi lanjutan atas kasus ini,” ujar Denny Lubis selaku kuasa hukum Lasty Annisa, pihak ADA Tour & Travel.

Istri Fadlan Muhammad itu terjerat kasus UU ITE pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 3 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE. Saat itu Lyra curhat soal biro perjalanan umroh yang ia jalani menggunakan jasa ADA Tour & Travel. Merasa tidak mendapatkan fasilitas sesuaiyang dijanjikan, Lyra melaporkan Lasty Annisa selaku pimpinan dengan dugaan tindakan penipuan dan penggelapan. Selain itu, diketahui perusahaan biro jasa itu belum memiliki izin dari Kemenag.Proses perkara antara Lyra dan Lasty masih dalam proses lanjutan. Dari curhatan Lyra tersebut, pihak Lasty mengaku mengalami kerugian akibat pencemaran nama baik itu. Perkara yang sudah masuk sejak Mei 2017 hingga kini masih belum mangalami titik terang.

 

Komentar Anda