Scroll to Top

Ini yang Terjadi Jika Anda Makan Nasi Berlebihan

By C Novita / Published on Saturday, 13 Oct 2018

makan nasi

Walau nasi adalah makanan pokok dan sumber karbohidrat utama di Indonesia, namun Anda tetap tak dianjurkan makan berlebihan. Jangan ikuti jargon ‘belum makan kalau belum makan nasi’, sebab ada risiko kesehatan yang bisa terjadi pada tubuh jika Anda makan nasi terlalu banyak.

Karbohidrat pada nasi lebih sulit ditakar jumlahnya, ketimbang sumber karbohidrat lain semisal kentang, ubi, singkong, jagung, dan sagu. Hal itu menyulitkan Anda untuk mengetahui batasan porsi yang dibutuhkan oleh tubuh.

“Kalau nasi susah untuk ditakar jumlah karbohidratnya. Kalau misalkan ubi atau kentang gampang karena ukurannya relatif sama,” jelas nutrisionis Alvin Hartanto, dilansir laman Okezone Jumat, 12 Oktober 2018.

Ada beberapa efek buruk jika Anda konsumsi terlalu banyak nasi. Kelebihan karbohidrat adalah efek buruk pertama yang harus Anda waspadai.

“Satu kalori surplus. Kalori itu energi, jadi kalau kebanyakan energi otomatis menjadi cadangan. Cadangan energi adalah lemak, jadinya lemak di tubuh bertambah,” tutur Alvin.

Lemak yang berlimpah pasti berimbas pada naiknya berat badan. Jika dibiarkan terus dengan gaya hidup yang sama, maka obesitas pasti akan terjadi.

Risiko buruk lainnya adalah munculnya penyakit diabetes atau kadar gula darah tinggi. Ini terjadi apabila makanan Anda memiliki indeks glikemik yang tinggi. Nasi termasuk dalam golongan makanan yang indeks glikemiknya tinggi.

Efek buruk lain adalah kadar insulin yang cepat drop. Hal ini ditandai dengan rasa cepat lelah dan lapar lagi. Akibatnya Anda akan terpacu untuk makan lagi, hingga berulang. Efek berantainya akan menjadi diabetes, atau obesitas.

 

 

 

Komentar Anda