Scroll to Top

Kebiasaan Minum Teh Memicu Anemia, Ini Penjelasannya

By C Novita / Published on Tuesday, 23 Oct 2018

teh hijau

Kebiasaan minum teh kerap dilakukan saat pagi maupun sore hari. Belum cukup di dua waktu tersebut saja, kebiasaan orang Indonesia lainnya adalah minum es teh usai makan, utamanya jika makan di warung.

Ternyata, hal itu akan merusak kesehatan tubuh karena terlalu sering minum teh usai makan dapat memicu anemia atau kurang darah. Terbukti, angka prevalensi anemia di Indonesia ternyata cukup tinggi.

“Jadi, memang kenapa sih prevalensi anemia di Indonesia tinggi? Ternyata salah satunya karena kebiasaan minum teh saat makan atau sesaat setelah makan,” papar dr. Arti Indira, M.Gizi, Sp.GK dilansir laman okezone.com, Senin (22/10/2018).

Bagaimana penjelasannya? Ternyata teh yang diminum usai makan akan mengganggu proses penyerapan zat besi oleh tubuh. Ini karena teh mengandung zat bernama tannin, yang membuat serapan zat besi jadi terganggu.

Padahal diketahui dalam proses pembentukan sel darah merah, dibutuhkan zat besi sebagai salah satu bahannya. Tak heran apabila setiap kali makan lalu Anda minum teh, maka Anda akan mudah sekali mengalami anemia.

“Sebaiknya, kasihlah dua hingga tiga jam jeda, jadi minum teh ada di antara waktu makan, bukan saat makan,” tambah dia.

Sarapan dengan minum teh, adalah kebiasaan yang juga tak dianjurkan demi kesehatan Anda. Tak berbeda hasilnya apakah teh hijau, teh hitam atau teh melati karena semua mengandung tannin.

 

 

 

Komentar Anda