Scroll to Top

Ingin Hidup Glamor, Ruvita Tinggalkan Ibu Kandungnya

By Kamelia / Published on Sunday, 29 Jan 2012

Bertemu dengan ibu kandungnya sendiri, Vita nama sapaan Ruvita, artis cilik dan bintang iklan ini mengungkapkan keluh kesahnya di depan awak media.

Ruspita

Vita yang kabur dari rumah sejak 9 Januari 2012 lalu ini, mengaku awalnya tidak mau pulang ke Jakarta, namun karena ibu angkatnya, Bunda Maya, terancam ditahan Polisi, akhirnya ia mau pulang ke Jakarta.

“Awalnya saya tidak mau, tetapi karena Bunda Maya mau ditangkap polisi, akhirnya saya mau,” ungkap Vita.

Ternyata Vita berangkat ke Sorong bersama dengan suami seorang kenalan Bunda Maya dan seorang pembantu Ibu Maya dari Cipayung melalui transportasi laut yaitu Kapal Pelni Gunung Tempo, kelas ekonomi.

Vita mengaku bahwa ia tidak diperbolehkan sekolah, sering dipukul dan dimarahin oleh Ibu Lily, karena itu ia memilih untuk kabur ke Sorong.

“Aku nggak disekolahin, aku sering dipukulin, aku dimarahin. Makanya aku kabur ke Sorong ke rumahnya Bunda Maya,” aku Vita.

Bahkan Vita sudah tidak ingin lagi berada di Jakarta.

“Kalau di Jakarta, aku nggak mau, pokoknya aku mau di Sorong aja,” ungkap Vita.

Menurut Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merderka Sirat, menyimpulkan bahwa kaburnya Vita bukan karena unsur eksploitasi anak, ia menduga bahwa Vita kabur karena terpengaruh kehidupan glamour para artis.

Arist berpendapat bahwa Vita sebagai artis cilik tentu saja bergaul dengan teman-teman sesama artis, tak heran Vita terpengaruh dengan pergaulan tersebut.

Pendapat Arist bukan tanpa alasam, ia telah mendatangi rumah keluarga Vita di kawasan Jalan Manga, Cipayung, Jakarta Timur.

Memang keluarga Vita berasal dari kalangan biasa, bisa dibilang keluarga tak berada. Ayah Vita, Edison Siahaan, hanya seorang buruh bengkel kasur pegas di industri rumah tangga. Penghasilannya pun tak seberapa. Sedangkan Ibu Lily tak bekerja, hanya seorang ibu rumah tangga.

Vita memiliki seorang kakak laki-laki yang juga turut membantu perekonomian keluarganya. Kakak Vita bekerja sebagai operator warnet yang tak jauh dari kediamannya.

Keputusan Vita untuk meninggalkan keluarganya tentunya mengecewakan Ayah, Ibu, dan kakak Vita. Sampai sekarang Vuta masih ngotot tidak mau tinggal di Jakrta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda