Scroll to Top

Agar Persahabatan Menjadi Langgeng

By angelberta / Published on Thursday, 30 Jun 2011

agar persahabatan jadi langgengMemiliki sahabat merupakan hal yang penting, karena sebagai makhluk sosial kita pasti membutuhkan orang lain. Begitupula dengan persahabatan, yang akan memeberikan makna disaat susah maupun senang.

Itulah alasan mengapa sebagian besar orang membutuhkan sahabat. Persahabatan yang baik adalah persahabatan yang penuh dengan ketulusan, keseimbangan antara memberi dan menerima.

Beberapa persahabatan bisa datang dan pergi dengan begitu mudahnya dalam kehidupan kita. Memelihara persahabatan bukan suatu hal yang sulit dilakukan, dengan catatan masing-masing harus memiliki pemikiran yang luas dan tindakan.

1.     Kirim pesan atau catatan

Usaha ini sangat mudah dilakukan. Apalagi semua komunikasi elektronik dan jejaring sosial seperti facebook, twitter, yahoo messenger, blackberry message, dan lainnya menjadi cara alternatif bagi kita dalam memberikan catatan kecil yang mengesankan untuk sahabat.

Tidak perlu juga mengirim pesan terus menerus sepanjang waktu. Yang penting kita mencari kesempatan untuk momment yang tepat, agar lebih berkesan bagi sahabat. Contohnya seperti ucapan selamat, ucapan terimakasih, ucapan simpati, atau sebuah pesan untuk memberikan dorongan dan semangat.

Bila cara ini dilakukan secara teratur dengan teman-teman, maka teman bisa saja menilai bahwa kita tulus.

2.    Telepon sahabat

Kalau hanya mengirim pesan lewat media elektronik saja, rasanya kurang lengkap. Teleponlah sahabat, tidak perlu menelepon lama. Hanya beberapa menit setiap bulan bisa memberikan kesan yang berbeda dalam persahabatan kita.

3.    Proaktif dalam menghubungi sahabat

Pada saat mereka ada masalah, saat ada kerjaan berat, banyak sekali kebiasaan menelepon sahabat hanya ketika mereka membutuhkan sesuatu. Hal ini memberikan kesan seolah-olah mereka tidak peduli akan sahabat mereka.agar persahabatan langgeng

Meminta bantuan pada seorang sahabat memang tidak salah, namun hendaknya bahwa kita aktif dalam memelihara persahabatan terlebih dahulu.

4.    Mengajak makan atau nongkrong

Tidak harus setiap hari. 2 minggu sekali atau sebulan sekali, ajaklah sahabat untuk pergi makan, ataupun hanya sekedar nongkrong.

Dari langkah ini, kita juga dapat melakukan percakapan-percakapan ringan maupun sekedar cerita hari-hari si sahabat. Disitulah peran kita menjadi pendengar yang baik.

5. Berikan hadiah bermakna

Memberikan hadiah pada sahabat tidak harus mahal dan mewah. Terkadang dengan hadiah yang sederhana namun bermakna, justru akan menimbulkan kesan yang istimewa.

Contohnya sesuatu benda yang dapat memicu kenangan kita dan sahabat, makanan kesukaannya buatan sendiri, atau item buatan sendiri, dan masih banyak lagi.

6.    Sharing

Orang yang sering melakukan sharing konflik biasanya memiliki persahabatan yang lebih sehat daripada mereka yang tidak pernah sharing atas konflik masing-masing. Membicarakan konflik yang sedang dialami dan mencari solusi terbaik, merupakan kemungkinan kecil pecahnya persahabatan.

Sebaliknya, jika ada konflik namun hanya diam dan “ngomong dibelakang”, justru kebencian akan mulai mengambil alih hubungan persahabatan. Rugi saja rasanya kalau persahabatan harus hancur karena konflik kecil yang tidak teratasi.

Sekecil apapun konfliknya, berusahalah untuk membicarakannya pada sahabat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda