Scroll to Top

90 Hari Tanpa Media Sosial, Email, dan Ponsel

By Ibnu Azis / Published on Tuesday, 31 Jan 2012

Lost in social media

Bisakah hidup sehari saja tanpa Twitter, Facebook, email, SMS, dan pelbagai perangkat gadget di sekeliling Anda? Tidak bisa, lantas bagaimana jika 90 hari (tiga bulan)? Semakin tidak mungkin bukan? Namun Jackie Reilly, 24 tahun, mahasiswa jurusan Copy Writing Chicago Portfolio School mampu melakukannya.

Dari bulan Oktober sampai Desember 2011, Jackie Reilly mencoba untuk menghilang dari media sosial, email, SMS, dan ponsel karena ia merasa bahwa sesungguhnya dirinya menghabiskan lebih banyak waktu dengan gadget dan keyboard daripada berhubungan serta berkomunikasi dengan orang-orang yang benar-benar peduli dengannya.

Selama eksperimen sosialnya ini, ia menemukan bahwa beberapa orang di antara teman dekatnya ternyata tidak benar-benar sedekat yang ia kira. Jackie Reilly juga menemukan bahwa menghilang di media sosial ternyata mampu memupuk dan menghidupkan kembali hubungan dan kehidupan asmara secara nyata.

“Saya menonaktifkan Facebook, Twitter,  Linkedln, Spotify, dan juga email. Aku minta maaf atas ketidaknyamanan ini.  Amish Project ini saya lakukan selama 90 hari,” papar Jackie Reilly pada salah satu sesi wawancara dengan Yahoo News.

Dengan teknologi modern, sebut saja Facebook, SMS, email, dan media sosial, dapat memercepat komunikasi dan terhubung dengan sesama lebih cepat. Namun teknologi ini akan memiliki efek yang akan berimbas di kehidupan nyata.

Mungkin ini yang diamini oleh Jackie Reilly. Ia nekat menghilang di dunia maya dengan Amish Project-nya. Apakah Anda berminat melakukan aksi laiknya Jackie Reilly lakukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda