Scroll to Top

Dick Costolo: Twitter Sensor Tweet Karena Taat Hukum

By Ibnu Azis / Published on Tuesday, 31 Jan 2012

Dick Costolo

Kebijakan Twitter yang akan menyensor tweet yang beredar di linimasa ternyata sesuai dengan payung hukum dan ketentuan yang berlaku. Hukum apakah yang dimaksud?

Akibat adanya penyensoran ini timbul sebuah gerakan yang bernama Twitter Blackout Day pada 28 Januari silam.

Sejauh ini hanya satu negara yang terang-terangan mendukung kebijakan sensor Twitter. Wilayah tersebut adalah Thailand.

“Perusahaan ini, seperti semua orang lain, diwajibkan untuk mengikuti hukum lokal di negara di mana ia aktif. Hal ini hanya tidak dalam kasus ini. Anda dapat beroperasi di negara-negara yang memiliki hukum yang harus kita patuhi,” papar Dick Costolo, CEO Twitter pada TNW dan dikutip SidomiNews.

Beberapa pihak berspekulasi jika penyensoran Twitter ini mungkin akan berdampak pada kasus yang terjadi di China. Dimana pemerintah China telah memerketat sensor terhadap perusahaan-perusahaan internet di negara ini.

China telah memiliki media sosial besar lokal bagi rakyatnya. Bahkan Facebook dan Twitter telah diblokir di negeri Tirai Bambu tersebut. Kini Sina Weibo dan Tecent Weibo menjadi kebanggaan media sosial rakyat China.

Jack Dorsey  sendiri pernah berbicara tentang rasa frustrasinya karena tidak mampu bersaing dengan China. Negeri ini kini telah memiliki setengah miliar pengguna internet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda